Minggu, 27 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • Air Danau Toba Nyaris Meluap, Asahan Terancam Banjir

Intensitas Curah Hujan Tinggi

Air Danau Toba Nyaris Meluap, Asahan Terancam Banjir

* Bupati Instruksikan SKPD dan Camat Siaga
Selasa, 28 Januari 2014 10:57 WIB
SIB/Int
Ilustrasi banjir
Kisaran (SIB)- PT Inalum ada melayangkan surat kepada Bupati Asahan. Isinya, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Asahan  agar siaga terhadap banjir kiriman. Demikian dikatakan Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP melalui Kabag Humas H Ajim Manik SE menjawab pertanyaan SIB lewat telepon selular, Senin (27/1).

Dijelaskan Ajim, banjir dimaksud terjadi jika sewaktu-waktu pintu DAM Sigura-gura harus dibuka pihak PT Inalum, akibat debit air Danau Toba nyaris meluap atau telah hampir melewati ambang batas, karena intensitas curah hujan juga cukup tinggi belakangan ini.

Karenanya, pintu DAM Sigura-gura harus dibuka jika batas toleransi telah dilewati. Dengan alasan, jika tidak dibuka, mungkin bisa menimbulkan risiko lebih besar. "Sewaktu-waktu bisa saja dibuka, terlebih saat curah hujan terus meningkat di kawasan Danau Toba," ujarnya.

Berdasarkan surat tersebut, jelas Ajim, Bupati Asahan lewat suratnya juga sudah menginstruksikan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan camat-camat di sepanjang alur Sungai Asahan, yang berpotensi masuk dalam lingkup jalur banjir kiriman Danau Toba untuk siap siaga.

"Intinya, agar SKPD bersiap dan camat serta jajaran siaga, memberitahu warga tentang kemungkinan akan adanya banjir," jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan, Drs H Syafruddin Harahap MSi melalui telepon selular kepada SIB, Senin (27/1) juga membenarkan adanya surat Bupati Asahan dimaksud.

"Surat Bupati Nomor 130/0250 tanggal 22 Januari 2014, perihal pemberitahuan tinggi permukaan air Danau Toba. Kondisi curah hujan tinggi diperkirakan terus berlanjut. Hal ini memungkinkan tinggi muka air Danau Toba akan mencapai zona banjir," terangnya.

Ditambahkan, Surat PT Inalum Devisi PLTA Nomor LPPR-002/2014 tanggal 8 Januari 2014, perihal tinggi permukaan air Danau Toba. Surat itu menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 55/KPTS/1983, tinggi muka air normal untuk pengoperasian Danau Toba adalah EL 902,40 M DPL - 905,00 M DPL. Sementara ketinggian muka air Danau Toba tertanggal 8 Januari 2014, adalah EL 904, 919 M DPL.

Untuk pengkondisian siap siaga itu, BPBD Asahan masih terkendala karena tidak tersedianya peralatan tanggap darurat di daerah. Berdasarkan instruksi diterima pihaknya, hampir sebagian besar peralatan tengah dikerahkan untuk bencana Gunung Sinabung. "Inilah kondisinya," terang Syafruddin lagi. (D2/f)

T#gs asahanmeluap
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments