Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • ASN Polda Sumut Diingatkan Jangan Terpapar Paham Radikal

ASN Polda Sumut Diingatkan Jangan Terpapar Paham Radikal

redaksi Sabtu, 30 November 2019 11:40 WIB
SIB/Roni Hutahaean
Medan (SIB)
Seluruh pejabat utama, para direktur dan wakil/ Kasubbid, seluruh jajaran personil dan PNS Polda Sumut mengikuti upacara HUT ke-48 Korpri, Jumat (29/11) pagi di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto selaku inspektur upacara membacakan amanat Presiden RI yang isinya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Korpri di tanah air maupun di seluruh perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.

Presiden juga secara khusus mengapresiasi anggota Korpri di pelosok- pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air.

Persaingan antar negara katanya semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar dan memerebutkan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negara. "Kita harus menghadapi persaingan dengan cara-cara baru, dengan terobosan baru.
Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi, harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan negara lain", sebut Presiden Jokowi dalam amanat tertulisnya.

Mardiaz juga membacakan bahwa Presiden RI mengingatkan ASN harus mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul terdelivered, dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Katanya, sekedar melayani saja tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan. Dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. Inovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk memercepat penyelesaian masalah, saat ini harus diselesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak yang luas.

Wakapolda Sumut mengingatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Polda Sumut tidak terpapar akan faham radikalisme karena akan merusak karier serta masa depan dan keluarga akan hancur.

Mardiaz juga meminta agar menghindarkan gaya hidup eksklusif dan hedonisme serta kembangkan hidup secara inklusif dan sederhana.

"Aparatur sipil negara lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat dan pensiun akan kembali ke rakyat. Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, berintegritas, transparan dan akuntabel. Tetap setia mengamalkan Panca Prasetya Korpri" tegas Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz. (T04/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments