Senin, 10 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • AJB Bumiputera 1912 Gagal Bayar Klaim Polis Asuransi Habis Kontrak, Nasabah Menjerit

AJB Bumiputera 1912 Gagal Bayar Klaim Polis Asuransi Habis Kontrak, Nasabah Menjerit

Kamis, 09 Juli 2020 10:51 WIB
mediaindonesia.com

Ilustrasi Bumiputera

Medan (SIB)
Ternyata bukan hanya Asuransi Jiwasraya yang mengalami gagal bayar klaim polis nasabah habis kontrak (jatuh tempo). Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 juga mengalami hal yang sama. Hanya saja menurut istilah Bumiputera bukan gagal bayar tetapi keterlambatan pembayaran.

Namun apa pun istilahnya itu, yang jelas nasabah pemegang polis habis kontrak menjerit. Mereka berharap setelah tua dapat menikmati uang klaim yang "ditabung-tabungnya" selama belasan hingga puluhan tahun, namun malah beban pikiranlah yang harus mereka tanggung.

Kepala Cabang AJB Bumiputera 1912 Medan Baru Surianto yang dijumpai di kantornya Jalan Iskandar Muda Medan tidak bersedia memberi keterangan kepada SIB seputar apa yang terjadi di asuransi tertua itu. Katanya, ceritanya sudah sangat panjang. "Saya tidak mau mengomentari hal itu karena sudah sangat panjang ceritanya," katanya, Selasa (7/7).

Penulis berita yang juga nasabah Bumiputera dan semestinya polisnya sudah habis kontrak tahun 2019 tapi hingga saat ini belum dibayar, ketika menanyakan kapan bisa menerima klaim pembayaran, Surianto malah menyodorkan selembar surat berisi "Permohonan Maaf Keterlambatan Pembayaran Klaim" yang ditandatangani Dirut AJB Bumiputera 1912 Dirman Pardosi.

Dalam surat tersebut disebutkan, manajemen telah menerapkan metode pembayaran dengan memberi nomor antrean pembayaran berdasarkan tanggal pengajuan klaim di Kantor Cabang. Ketika dicari nomor antrean dimaksud, penulis berada pada nomor urut 5.262 untuk Kantor Cabang Medan Baru. Karena bila se-Indonesia, Bumiputera memiliki 6,7 juta nasabah dan keterlambatan pembayaran ini terjadi secara nasional.

Apesnya, ketika ditanya sudah sampai nomor antrean berapa yang sudah dibayar klaimnya, Surianto mengaku baru 14 polis. "Bah…jadi tahun berapa klaimku akan dibayar?" ketus penulis waktu itu, tapi Surianto tidak bisa memastikannya.

Seorang nasabah lain yang polisnya juga sudah habis kontrak mengarahkan penulis dan seluruh nasabah di Sumut agar melakukan demonstrasi ke seluruh Kantor Cabang AJB Bumiputera 1912. Kalau bukan begitu, lanjutnya, persoalan ini akan "adem-ayem" saja.

"Kita baca di media cetak, seakan-akan Asuransi Jiwasraya saja yang bermasalah, padahal Bumiputera juga sama. Kita harus demo agar semua orang tahu dan tidak percaya lagi Asuransi Bumiputera. Ini permainan semua," ujar dia bersemangat. (R4A/d)

T#gs AJB Bumiputera 1912Asuransi JiwasrayaNasabah MenjeritPolis Asuransi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments