Sabtu, 26 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • 3 Ribu Orang Langgar Aturan Masker di Hari Pertama PSBB Ketat DKI

3 Ribu Orang Langgar Aturan Masker di Hari Pertama PSBB Ketat DKI

* Paket Sembako Mulai Dibagikan
Rabu, 16 September 2020 20:52 WIB
Rifkianto Nugroho/detikcom

Ilustrasi sanksi pelanggar PSBB di Jakarta. 

Jakarta (SIB)
Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat telah berlaku sejak Senin kemarin. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, di hari pertama penerapan PSBB ketat, tercatat ada 3.022 orang melakukan pelanggaran masker.

"Untuk (pelanggar) masker dalam satu hari kemarin hanya 3.022 orang," ujar Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/9).
Arifin menjelaskan, dari 3.022 orang yang melanggar itu, diketahui ada 2.868 orang yang memilih melakukan kerja sosial. Sedangkan 154 lainnya membayar denda sebesar Rp 250 ribu.

"Kerja sosialnya (ada) 2.868 (orang) dan dendanya 154 orang," ucapnya.

Data pelanggaran PSBB juga bisa dilihat di aplikasi Jakarta Awasi Peraturan Daerah (JakAPD).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan PSBB ketat berlaku pada Senin (14/9). PSBB ketat itu juga diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020.

"Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 ditetapkan hari ini, 13 September, tentang perubahan Peraturan Gubernur Nomor 33," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Minggu (13/9).

Dalam PSBB ini, hanya akan ada 11 sektor yang akan diizinkan beroperasi. Jumlah kapasitas karyawan yang bekerja dibatasi maksimal 50 persen.

Selain 11 sektor itu, karyawan diminta bekerja di rumah. Namun, apabila diharuskan bekerja di kantor, jumlah karyawan dibatasi maksimal 25 persen.

Mulai Dibagikan
Sementara itu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya mulai membagikan paket bantuan sosial (bansos). Paket tersebut mulai dibagikan kemarin.

Kepala Divisi Perkulakan, Retail, dan Distribusi Perumda Pasar Jaya, Edison Sembiring, mengatakan ada tiga kelurahan yang mendapat bagian pembagian bansos hari itu, yakni Kelurahan Malaka Sari, Jakarta Timur; Kelurahan Jati Pulo, Jakarta Barat; dan Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Paket itu diberikan untuk keluarga penerima manfaat (KPM).

"Hari ini kami Pasar Jaya sudah mulai distribusikan bansos tahap 7 untuk Kelurahan Jati Pulo, Kelurahan Malaka Sari, dan Kelurahan Penjaringan. (Bansos) untuk keluarga penerima manfaat," ujar Edison saat dihubungi.

Edison mengatakan bansos yang dibagikan itu sebanyak 30 ribu paket untuk tiga kelurahan. Tiap paket senilai Rp 275 ribu.
"Kalau hari ini sekitar 30 ribu paket yang dikirim. Rp 275 ribu untuk bahan pangannya," ucapnya.

Isi paket bansos itu berupa beras 5 kilogram 2 karung, minyak goreng 1 liter 2 pouch/liter, dan sarden 155 gram 4 kaleng. Kemudian ada bihun 320 gram 2 buah, tepung terigu 1 kilogram 1 buah, kecap manis 52 ml 2 buah, 1 kaleng biskuit, dan sabun mandi 80 gram 1 buah.

Total, ada 900 paket bansos yang akan disalurkan oleh Perumda Pasar Jaya. Menurut Edison, penyaluran bansos itu ditargetkan akan selesai pada akhir September 2020.

"Kami Pasar Jaya mendapat penugasan total sekitar 900 ribu paket. Insyaallah kami selesaikan sampai dengan tanggal 29 September 2020," kata Edison. (detikcom/f)

T#gs 3 Ribu Orang Langgar Aturan MaskerHari Pertama PSBB Ketat DKIPSBB
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments