Selasa, 20 Agu 2019
  • Home
  • Headlines
  • 20 Ribu PNS dan Non PNS di Pemkab Langkat Akan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

20 Ribu PNS dan Non PNS di Pemkab Langkat Akan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

* Bupati Langkat Ngongesa Sitepu Tidak Mau Ketinggalan dengan Kabupaten/Kota Lainnya
Kamis, 27 Maret 2014 11:52 WIB
SIB/ist
Bupati langkat H Ngogesa Sitepu SH foto bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Drs Pangarapen Sinulingga MM di Kantor Bupati Langkat, Senin (23/3/2014) usai membicarakan terkait kesepakatan 20 ribu PNS dan non PNS di Pemkab
Medan (SIB)- Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH dan BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut sepakat daftarkan 20 ribu pegawai negeri sipil (PNS) dan non PNS yang bekerja di lingkungan pemerintahan Kabupaten (Pengkab) Langkat menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.  Selain bermanfaat bagi pesertanya, hal itu juga untuk mendukung Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013 yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 27 Desember 2013 lalu.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) Drs Pengarapen Sinulingga MM dan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH  usai mengikuti  peringatan hari K3 Nasional di halaman kantor bupati, Senin (23/3). Hadir saat itu mendampingi Bupati Langkat Kadisnaker Langkat H Saiful Abdi, dan Kepala Dinas Kesehatan Langkat drg Herman Sadeck, MBA, MSc. Sedangkan mendampingi Pengarapen Sinulingga, Kepala Pemasaran Wilayah BPJS Sumbagut Umardin Lubis, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Binjai  Taviv Adrianto Situmorang dan Kabid pemasaran BPJS Ketenagakerjaan cabang Binjai Erni Yerita Ssos.

Ngongesa menyampaikan, dirinya menyambut baik program BPJS Ketenagakerjaan yang pada intinya dapat melindungi PNS dan non PNS bekerja di Pemkab Langikat dalam hal kesehatan maupun kesejahteraan. Makanya, dirinya tidak mau ketinggalan dari daerah kabupaten/kota di Sumut lainnya, yang saat ini mulai mendaftarkan para PNS dan non PNS menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Selama ini memang PNS jika meninggal akan mendapat satunan dari Korpri sebesar Rp 1 juta. Kalau PNS dan non PNS sudah terdaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, dan bila ada yang meninggal maka PNS dan non PNS itu akan mendapat santunan Rp 21 juta dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, seraya menyampaikan kalau dirinya telah memasukan 396 orang petugas kebersihan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dia mengatakan, dirinya sangat tertarik dengan BPJS Ketenagakerjaan karena betul-betul memberikan perlindungan kepada para pesertanya. Bila 20 ribu PNS dan non-PNS di Pemkab Langkat sudah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, maka pembayaran  iuran bulannya akan dianggarkan di APBD Langkat, tentunya. terlebih dulu meminta pesetujuan DPRD Langkat. “Jangan nanti masyarakat atau pengusaha datang menanyakan bagaimana itu program BPJS Ketenagakerjaan, dan kenapa mereka dan pekerjanya harus wajib  masuk menjadi peserta BPJS, lalu PNS itu tidak bisa menjawab.

Makanya saya terlebih dulu mendaftarkan PNS dan non PNS yang bekerja di Pemkab Langkat ini untuk masuk menjadi peserta BPJS Ketenakerjaan.

Sehingga dengan merasakan manfaat program-program BPJS yang diikutinya, tentu dengan sendirinya PNS tersebut akan faham dan lancar menjelaskanya kepada masyarakat atau pengusaha yang ada di wilayah Langkat,” paparnya, seraya meminta para pengusaha dan masyarakat umum di Langkat untuk segera mendaftarkan diri jadi peserta BPJS Ketenakerjaan.

Apa komentar Kakanwil BPJS Sumbagut?

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 27 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


T#gs BPJSPemkab
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments