Sabtu, 26 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • 2 Tersangka Diduga Koruptor di UINSU Mangkir Dipanggil Tipikor Polda Sumut

2 Tersangka Diduga Koruptor di UINSU Mangkir Dipanggil Tipikor Polda Sumut

Kamis, 17 September 2020 09:10 WIB
TRIBUN MEDAN/HO

KAMPUS Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU).

Medan (SIB)
Dua tersangka diduga koruptor dana pembangunan Universitas Islam Negeri Sumut (UINSU) mangkir setelah dipanggil penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, Rabu (16/9).

"Iya, mereka sudah dipanggil untuk diperiksa, namun tidak datang," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi SIB, Rabu (16/9) malam lewat telephone selulernya.

Mantan Kapolres Nias Selatan ini menyebutkan kedua tersangka secara resmi sudah dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Tipikor Polda Sumut, namun keduanya tidak hadir dan bermohon untuk pengunduran waktu pemeriksaan.

"Keduanya tidak datang setelah dipanggil, dan bermohon untuk pengunduran waktu pemeriksaan," sebut MP Nainggolan seraya menambahkan tidak mengetahui identitas kedua tersangka yang dipanggil dan alasan keduanya mangkir.

Sebelumnya SIB memberitakan, satu dari tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) tahun ajaran 2018, sudah dipanggil dan telah diperiksa penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, Selasa (15/9) sore.

"Iya, ada diperiksa 1 orang, namun belum saya ketahui identitasnya yang diperiksa penyidik Tipikor Ditreskrimsus," jawab MP Nainggolan.

Diketahui, Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut menetapkan 3 tersangka terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) tahun ajaran 2018.

Ketiga tersangka yaitu SS, yang merupakan aparat sipil negara (ASN) dan pejabat pembuat komitmen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, JS selaku Direktur PT Multi Karya Bisnis Perkasa (MKBB) dan Prof S selaku Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Penetapan 3 tersangka berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara BPKP Perwakilan Sumatera Utara Nomor Nomor: R-64 / PW02 / 5.1 / 2020, tanggal 14 Agustus 2020 adalah sebesar Rp10.350.091.337.

Adapun barang bukti yang disita yakni surat kontrak dan dokumen pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung kuliah terpadu UINSU Medan tahun ajaran 2018, dokumen pelaksanaan pencairan anggaran, laporan hasil pemeriksaan audit fisik oleh team ahli dari ITS Surabaya, LHP PKKN BPKP Perwakilan Sumut.

Kasus ini berawal pada Juli 2017, Rektor UINSU Medan Prof S, memerintahkan Kabag Perencanaan dan Keuangan untuk membuat proposal pengajuan pembangunan gedung kuliah terpadu di UINSU Medan kepada Kementerian Agama RI dengan surat Rektor UIN Sumatera Utara Nomor : B.305 / Un.11.R2 / B.II.b / KS.02 / 07 / 2017, tanggal 4 Juli 2017, dengan jumlah anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp49.999.514.721, kemudian disetujui Kementerian Agama RI sebesar Rp50 miliar.

Namun, kondisi bangunan gedung kuliah terpadu UINSU Medan yang dikerjakan PT MKBP tidak selesai dan tidak dapat digunakan sebagaimana fungsinya, sementara negara telah membayar lunas pembangunan gedung tersebut. (RH/d)
T#gs Diduga KoruptorMangkir DipanggiltersangkaTipikor Polda SumutUniversitas Islam Negeri Sumut
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments