Minggu, 21 Jul 2019
  • Home
  • Headlines
  • 192 Kandidat Capim KPK Diumumkan, Pansel Minta Masukan Publik

192 Kandidat Capim KPK Diumumkan, Pansel Minta Masukan Publik

Satu-satunya Perwakilan TNI Tak Lolos
admin Jumat, 12 Juli 2019 10:27 WIB
detikcom
Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih
Jakarta (SIB) -Masukan dari masyarakat sangat dibutuhkan panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK. Apalagi, saat ini pansel capim KPK sudah mengumumkan nama-nama yang lolos pada tahap seleksi administrasi sehingga publik bisa melihatnya langsung.

"Panitia seleksi mengharapkan masukan secara tertulis dari masyarakat terhadap nama-nama pendaftar capim Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan 2019-2023 yang dinyatakan lulus administrasi," ujar Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih, di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

Yenti menyampaikan masyarakat dapat menyerahkan masukan tersebut ke Sekretariat Panitia Seleksi, Pusdiklat Kemensetneg, Cilandak, Jakarta Selatan. Masukan itu bisa diberikan sejak kemarin.

"Masukan disampaikan langsung ke Sekretariat Panitia Seleksi mulai 11 Juli 2019 sampai dengan nanti akan segera kita umumkan, untuk sementara ini hingga 30 Agustus 2019," ucapnya.

Sedangkan bagi para pendaftar yang lolos itu diwajibkan mengikuti seleksi selanjutnya yaitu uji kompetensi. "Uji kompetensi meliputi objective test dan penulisan makalah," ujar Yenti.

Yenti mengatakan uji kompetensi terhadap 192 capim KPK yang lolos akan diselenggarakan pada Kamis, 18 Juli 2019, pukul 08.00-13.00 WIB di Pusdiklat Kemensetneg, Jalan Gaharu 1 Nomor 1, Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka yang lolos akan diuji mengenai pengetahuannya tentang KPK.

"Jadi untuk uji kompetensi kita berharap memang teman-teman yang mendaftar akan ikut ujian itu mengetahui secara detail mengenai apa saja yang menjadi tugas, kewenangan KPK, dan semua hal-hal yang berkaitan dengan korupsi itu sendiri. Dari tindak pidananya kemudian ruang lingkupnya. Mulai dari penindakan pencegahan sampai dengan supervisi dan koordinasi," ucapnya.

Tak Lolos Tahap Awal
Sementara itu, satu-satunya pendaftar dari unsur TNI yaitu Marsekal Muda TNI Dwi Fajariyanto tidak lolos. Dwi diketahui saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih menyampaikan seleksi awal ini bersifat administrasi. Pansel mengecek kelengkapan berkas dan syarat-syarat.

"Sesuai dengan undang-undang kan kita seleksi administrasi. Pada umumnya kita lihat berkas, berkasnya lengkap atau tidak karena kita kan memberikan syarat-syaratnya pun harus sesuai dengan format," ucap Yenti.

Menurut Yenti, ada pula pendaftar yang tidak sesuai syarat usia yaitu minimal 40 tahun dan maksimal 65 tahun. Yenti juga menyebut ada syarat berupa riwayat pekerjaan yang tidak terpenuhi seperti 15 tahun pada bidang hukum, perbankan, ekonomi, dan keuangan.
Sebelumnya pansel capim KPK mengumumkan 192 orang lolos dari 376 orang yang mendaftar. Dari jumlah itu diketahui ada 13 orang polisi aktif serta 5 jaksa yang direkomendasikan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Selain itu 3 komisioner KPK aktif yang kembali mencoba peruntungan juga lolos. Mereka adalah Alexander Marwata, Basaria Panjaitan, dan Laode M Syarif. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments