Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Sepakat Tampung Perkuliahan Mahasiswa STKIP Santa Maria Sibolga

Didukung Hasil Kordinasi Kopertis Wilayah I Dengan Dirjen Dikti

Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Sepakat Tampung Perkuliahan Mahasiswa STKIP Santa Maria Sibolga

* Perkuliahan Mahasiswa yang Dialihkan Bisa Dimulai Pekan Ini Setelah Terpenuhi Proses Administrasi Akademik dan Keuangan
Senin, 03 Maret 2014 17:33 WIB
SIB/ Eddy Bukit
Kopertis Wilayah I Prof Dian Armanto, Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH, Anggota DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori SH, Ketua Yayasan Sr dionisia Marbun SCMM, Rektor Unita Ir P Parapat, Wakil rektor Ir Adriani Siahaan, MPd, Staf yayasan UNITA, Talenta Marbu
Medan (SIB)- Melalui kordinasi  Kopertis Wilayah I, Prof Dian Armanto PhD, dengan Dirjen Dikti menyangkut penyelesaian permasalahan Yayasan STKIP Santa Maria Berbelas Kasih (SMBK)  Sibolga, telah ditandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) untuk pengalihan perkuliahan mahasiswa STKIP SMBK ke UNITA.

Nota Kesepahaman (MoU) ditandatangani di kantor Kopertis Wilayah I Jalan Setia Budi Medan, Jumat (28/2/2014) oleh Rektor UNITA, Ir P. Parapat MSi bersama Ketua Yayasan STKIP SMBK Sibolga, Sr Dionisia Marbun SCMM. Turut menandatangani Kordinator Kopertis Wilayah I, Prof Dian Armanto PhD dan Ketua BPH UNITA, GM Immanuel Panggabean, BBA.

Kesepahaman yang akan dituangkan lagi dalam perjanjian kerjasama ini, mencakupi pengalihan perkuliahan mahasiswa STKIP SMBK Sibolga menjadi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unita pada Prodi Pendidikan Matematika dan Bahasa Inggris.

Penadatanganan  MoU juga disaksikan anggota DPD RI Parlindungan Purba SH sebagai pemerhati pendidikan yang sejak awal telah menaruh perhatian  atas timbulnya permasalahan SMBK yang diketahui belum mempunyai izin. Dari Sibolga juga hadir  anggota DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori SH.

Pihak UNITA telah menyepakati untuk memenuhi arahan Kopertis Wilayah I dan harapan pihak SMBK untuk segera memulai perkuliahan kepada mahasiswa SMBK dalam pekan ini. Proses pengalihan administrasi akademik dan keuangan terhadap sekitar 500 mahasiswa terlebih dulu akan dilakukan fungsionaris UNITA di Sibolga, direncanakan hari ini atau Selasa besok. Kalau seluruh proses ini terpenuhi oleh SMBK dan seluruh mahasiswa SMBK yang memilih dialihkan ke UNITA, perkuliahan pun bisa langsung dilaksanakan UNITA di Sibolga untuk melayani para mahasiswa.

Prof Dian Armanto mengatakan, mahasiswa STKIP SMBK dipindahkan ke Unita dan Universitas Quality,  hari ini penandatanganan MoU nya.    Unita bisa memberi nomor induk mahasiswa untuk didaftarkan di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) Dikti, sehingga nantinya mahasiswa ini sah menjadi mahasiswa Unita.

 "Jumlah mahasiswa STKIP Santa Maria sekitar 900 orang dan sebagian dipindahkan ke Universitas Quality untuk Prodi PGSD," katanya.

Jamil Z Tumori, Ketua Komisi III DPRD Sibolga,  mengatakan pengalihan ini karena adanya permasalahan mahasiswa Santa Maria yang jumlah mahasiswanya sekitar 900 orang bermasalah dengan yayasan karena ijin STKIP belum keluar sampai saat ini.

Sementara mahasiswa sudah ada yang kuliah di semester 7, jadi kami ingin memastikan dengan Kopertis perihal  penandatanganan Mou ini.

Maka DPRD Sibolga mengundang  Kopertis untuk datang ke Sibolga pada 12 Maret 2014 dan di sana nantinya bersama Yayasan SMBK dan Unita. Dan pada acara ini diharapkan hadir mahasiswa SMBK dan orangtua. Agar  mahasiswa tidak terkatung-katung karena izin STKIP Santa Maria belum keluar.

Sementara itu anggota DPD RI Parlindungan Purba mengatakan, ini masalah yang terjadi di daerah dan jadi perhatian kami sebagai pemerhati bidang pendidikan. Syukur dan terima kasih kepada  Unita dan Kopertis serta Ketua Yayasan St Maria yang bisa menyelesaikan ini secara baik. "Tentu atas dukungan teman-teman DPRD Sibolga, saya yakin ini bisa menenangkan suasana dan perkuliahan mahasiswa ini bisa cepat berjalan. Sehingga cita-cita mahasiswa tercapai, terlebih Pemko Sibolga mendukungnya," kata Parlindungan.

Sementara Ketua Yayasan St Maria, Sr Dionisia Marbun SCMM mengatakan, penandatanganan MoU dengan Unita yang terlaksana hari ini dan  dihadiri Kopertis Dian Armanto, membuatnya senang dan lega.

 "Saya sebagai Ketua Yayasan STKIP St Maria Sibolga berharap dengan MoU ini permasalahan dengan mahasiswa bisa selesai, semoga Tuhan merestuinya. Dengan kerjasama ini semoga cita-cita mahasiswa tercapai," katanya.

Sementara Rektor Unita Ir P Parapat MSi mengatakan, selama dibutuhkan oleh mahasiswa SMBK,  ia menyatakan kesiapan pihaknya mendidik mahasiswa demi masa depan mereka, selama mengikuti peraturan yang ada. (R1/A2/c)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments