Jumat, 22 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Lantik Komjen Badrodin Jadi Wakapolri, Jenderal Sutarman Berpesan Komit Berantas Ketidakadilan

Lantik Komjen Badrodin Jadi Wakapolri, Jenderal Sutarman Berpesan Komit Berantas Ketidakadilan

Rabu, 05 Maret 2014 10:03 WIB
Sib/antara
SERTIJAb WAKAPOLRI : Kapolri Jenderal Pol Sutarman (kiri) menyalami Wakapolri baru Komjen Pol. Badrodin Haiti (kanan) usai sertijab Wakapolri di Rupatama Mabes Polri, Jaksel, Selasa (4/3). Badrodin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabaharkam Mabes Polri i
Jakarta (SIB)- Pagi kemarin Komjen Pol Badrodin Haiti telah resmi memegang tongkat komando sebagai Wakil Kapolri, dari Komjen Oegroseno. Kapolri Jenderal Sutarman dalam pesannya menyampaikan bahwa sertijab ini memiliki makna strategis dalam proses estafet kepemimpinan dan upaya regenerasi polri.

"Agar Polri dapat melaksanakan tugas sebagaimana diamanatkan Undang-undang Polri dan Undang-undang lainnya," kata Sutarman dalam sambutannya di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Selasa (4/3/2014).

Dalam sertijab, Badrodin mengucapkan sumpah dan janji jabatan sebagai Wakapolri. Dalam sumpah janjinya, Wakapolri diminta untuk tidak akan melakukan perbuatan korupsi, kolusi, nepotisme berupa apa saja dan dari siapa saja untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban dan jabatan.

Sutarman berharap Badrodin selaku wakapolri yang baru dapat memegang teguh komitmen memberantas kejahatan dan ketidakadilan dan memantapkan kinerja organisasi.

"Melalui sertijab dengan didasarkan pada manajemen SDM, pejabat baru diharapkan mampu terus pegang teguh komitmen yang terbaik, berantas kejahatan dan masal terkait ketidakadilan dan kinerja oranisasi," tuturnya.

Sutarman juga mengatakan, mobilitas dan perkembangan dan dunia global dan Informasi Teknologi serta tranportasi manusia sangat cepat.

"Kondisi ini memacu pertumbuhan trans nasional kriminal dan lain. Dan ini memberikan dampak dan menyebar isu tanpa mengenal batas negara," kata Sutarman.

"Polri menyadari bahwa ke dapan tantangan tugas makin berat. Modus beragam canggih telah menyebabkan kejahatan lintas negara, sehingga butuh penanganan serius dan profesional dari anggota Polri," tutupnya. (detikcom/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments