Sabtu, 08 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Jokowi akan Berpasangan dengan Jenderal Purn Luhut B Panjaitan ?

Jokowi akan Berpasangan dengan Jenderal Purn Luhut B Panjaitan ?

* Balihonya Terpampang di Bandung
Kamis, 13 Maret 2014 11:24 WIB
Joko Widodo
Bandung (SIB)- Baliho “duet” Capress– Cawapres Jokowi-Jenderal Luhut B Panjaitan MPA terpampang di Bandung, tepatnya di Jalan Perintis kawasan Sarijadi, Kotamadya Bandung. Menurut pengamatan SIB, baliho ukuran besar itu dipampang oleh masyarakat yang menamakan diri “realistis dan peduli Indonesia” sejak Senin (10/3-2014).

Penanggung jawab pemasangan baliho, Thomas Sitepu (anggota DPRD Jabar tahun 1971 – 1982) ketika ditemui Wartawan SIB  JPH Sitompul, Rabu (12/3) sore menyatakan, “Saya berpikir lalu berbuat secara tulus. Sewaktu saya demo ke Istana Presiden  tanggal 16-12-1981 perihal Industri Rakyat yang tergilas, saya menerobos sendirian ke Istana ketika itu akibat komunikasi yang tersumbat”.

“Sama halnya sarana politik  saat ini, melihat Parpol  belum terbuka. Kini saat yang tepat,  kami bersikap dan menyatakan mendukung Jokowi serta pendampingnya (Wakil)-nya dari non-Jawa yakni  Jenderal Purn Luhut B Panjaitan MPA.   Beliau ini  pandai dan agamis. Dia dekat dengan semua agama dan dia taat agamanya sendiri”.

“Di baliho ini foto saya, pakai topi  warna  merah lambang PDI -  Perjuangan,  baju saya kuning lambang Golkar, memegang seuntai bunga lambang perdamaian bagi semua golongan di Indonesia,” ujarnya.

Itu antara lain alasanThomas Sitepu dengan rekan-rekannya memasang baliho ukuran besar yang bertuliskan antara lain, Doa Tahun 2014, Kagum dan Yakin. Pasangan Jokowi–Jenderal Purn Luhut B Panjaitan MPA, pasangan yang ideal dan realistis.

Dia tambahkan, kalau Prabowo  anggota Kopassus berpangkat bintang 3,  Luhut B Panjaitan MPA Kopassus juga berpangkat bintang 4. Jenderal Luhut B Panjaitan adalah lulusan AKABRI  terbaik tahun 1970, Danrem terbaik tahun1991 di Madiun Jawa Timur,  master dari Amerika Serikat, mantan Komandan Kodiklat di Bandung,  di era  BJ Habibie menempati  Dubes RI di Singapore, di era Gus Dur menempati posisi Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI.
“Beliau banyak uang bukan karena korupsi semasa aktif di TNI, atau semasa Dubes dan menteri, tetapi dia yang dibesarkan di Riau  putra petinggi perusahaan minyak Caltex dan putra-putranya berhasil menjadi pengusaha. Golkar harus bersatu dengan PDI Perjuangan,” tegas Thomas Sitepu lagi.

Disebutkan  Agus Pujiono MBA yang mendampingi Thomas Sitepu, kalau tahun 2004 – 2009 pimpinan Indonesia Jawa– Sulawesi, maka  5 tahun ke depan  20014 – 2019 sangat ideal Jawa- Sumatera.  Jenderal Luhut B Panjaitan MPA wawasannya luas di dalam dan luar negeri.

Bagaimana kalau PDI Perjuangan dan Golkar tidak  mencalonkan pasangan ini, tanya SIB. ”Itu bukan urusan kami. Hal ini kan, aspirasi kami masyarakat  yang peduli Indonesia dan menjadi Doa dan harapan kita,” ujarnya mengakhiri perbincangan. (G3/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


T#gs Jokowi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments