Kamis, 12 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Ketua dan Wakil Ketua P2T Pembebasan Lahan Proyek Asahan III Ditahan Polres Tobasa

Ketua dan Wakil Ketua P2T Pembebasan Lahan Proyek Asahan III Ditahan Polres Tobasa

Kamis, 20 Februari 2014 09:37 WIB
Tobasa (SIB)- Polres Toba Samosir tahan ketua dan wakil ketua panitia pembebasan tanah (P2T) terkait dugaan korupsi pembebasan  acces road proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III. Kedua mantan pejabat masing-masing Ir SS (Ketua P2T) dan Drs RM (wakil Ketua), ditahan mulai, Senin (17/2) lalu.

“Untuk kepentingan penyidikan kasus pembebasan tanah acces road (jalan ) proyek PLTA Asahan III maka pihak kepolisian melakukan penahanan kedua tersangka, namun untuk Ketua P2T Saibon Sirait terpaksa dibantarkan ke-RSUD Porsea karena gangguan kesehatannya,” kata Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Robert Sembiring melalui Kanit Tipikor  Marahamid Harahap kepada wartawan di Mapolres Tobasa, Rabu (19/2/2014).

Penyidikan kasus proyek PLTA Asahan III untuk pembebasan tanah pembangunan acces road ditangani Polres Tobasa. “Kami hanya melakukan penyidikan khusus pembebasan tanah pembangunan acces road saja, jadi Poldasu menangani pembebasan tanah pembangunan base camp,” sebut Harahap.

Kedua tersangka dalam kasus ini dijerat pasal 2 sub pasal 3 UU No.31 Tahun 1999 yang direvisi menjadi UU No.20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.  Sedangkan kerugian negara yang berhasil ditaksir tim BPKP Medan sebesar Rp.6.994.702.260 atas pembangunan acces road sepanjang 13 Km.

Dugaan kesalahan P2T dalam membebaskan lahan untuk kepentingan proyek Asahan III dalam pembangunan acces road yang berhasil diungkap kepolisian, sebut Harahap, ternyata tidak melibatkan tim penilai harga dan inventarisasi luas tanah, jumlah tanaman serta bangunan yang akan diganti rugi oleh PT.PLN. (F1/h)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments