Rabu, 23 Sep 2020

Produksi Jeruk di Sumut 171.569,7 Ton

bantors Jumat, 11 Oktober 2019 19:05 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura (KP dan H) Provinsi Sumatera Utara menyebutkan, pada triwulan II 2019 produksi jeruk siam/keprok di provinsi ini mencapai 171.569,7 ton dari areal lahan panen seluas 5.349,5 hektare. Produksi yang dihasilkan itu dari tanaman 2.139.810 pohon dengan produktifitas 320,72 kwintal per hektare.

Kadis KP dan H Sumut melalui Kasi Program Yuspahri Perangin-angin kepada SIB mengatakan, Kamis (10/10), produksi jeruk yang dihasilkan tersebut yakni jeruk siam/keprok. Jadi tidak ada rincian per jenis jeruk.

Disebutnya, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, penghasil buah jeruk hanya 18 kabupaten, tertinggi produksinya yakni Kabupaten Karo sebanyak 82.938 ton menyusul Simalungun 61.015 ton, Dairi 11.397 ton, Tapanuli Utara 8.073 ton, Humbahas 4.544 ton, Pakpak Barat 1.850 ton, Madina 1.119 ton, Tobasa 322,1 ton, Tapsel 192,8 ton, Asahan 58,8 ton, Sergai 33,4 ton, Labusel 6 ton, Gunung Sitoli 5,4 ton, Nias 4,1 ton, Nisel 3,4 ton, Samosir 2,5 ton, Tebingtinggi 2,4 ton dan Labuhan Batu 0,8 ton.

Data dari Dinas TP dan H, tanaman buah jeruk rentan terhadap serangan hama lalat buah seperti yang terjadi di Karo beberapa waktu lalu. Lahan yang terserang hama lalat buah, maka petani melakukan gerakan massal untuk mengendalikan hama agar tidak berkembang.

Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura saat adanya serangan hama lalat buah memberikan sarana yakni alat perangkap lalat buah agar ulat-ulat yang jahat itu jatuh dan ditanam, setelah lebih dulu dibakar. Alat perangkap lalat buah itu diperoleh ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut.

Menurut pantauan SIB di sejumlah pasar tradisional maupun pasar modern di Medan, Rabu (9/10), harga jeruk (bukan jeruk siam) terbilang mahal. Ukuran besar di Pusat Pasar Rp 25.000 per Kg, di pasar modern 34.000 per Kg hingga Rp 42.000 per Kg. Namun kenaikan harganya masih biasa-biasa saja.

Sementara di pasar modern, harga jeruk paling murah Rp 17.000 per Kg, sedangkan di pasar tradisional harga jeruk ukuran kecil paling murah Rp 8.000 per Kg- Rp 10.000 per Kg.

"Jeruk kami jual asli dari Karo paling murah Rp 8.000 per Kg hingga ukuran besar Rp 25.000 per Kg. Jadi banyak pilihan. Tapi rasanya manis dan segar. Segala ukuran buah jeruk ada, namun tidak seperti tiga bulan sebelumnya stok tersedia di pasar cukup banyak dan kualitasnya cukup baik," ujar Ny Sitepu kepada SIB. (M2/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments