Selasa, 12 Nov 2019

Perdagangan Sumut-Australia Defisit

Senin, 13 Januari 2014 17:05 WIB
Medan (SIB)- Neraca perdagangan Sumatera Utara dengan Australia tahun 2013 cukup besar atau mencapai 209,882 juta dolar AS.

"Defisit sebesar itu dihitung dari ekspor Sumut ke Australia tahun lalu hingga November  yang hanya  77, 255 juta dolar AS, sementara impornya jauh lebih besar yakni 287,137 juta dolar AS,"kata Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik Sumut,  Ateng Hartono di Medan, Minggu.

Impor Sumut dari Australia antara lain buah-buahan, gandum hingga daging sapi, sementara ekspor antara lain minyak nabati dan hortikultura.
Defisit perdagangan Sumut dengan Australia itu menurut data semakin besar setiap tahun.

Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo menyebutkan, Pemerintah harus mengevaluasi perdagangan yang mengalami defisit.

Berdasarkan data, perdagangan yang defisit itu selain dengan Australia juga dengan Singapura, Malaysia, Argentina dan Thailand.

Evaluasi dinilai perlu karena barang yang diimpor Sumut ke negara-negara tersebut kecuali gandum, semuanya dimiliki Sumut seperti hortikultura.

"Kalau Sumut punya produknya dan dinyatakan surplus pula, mengapa mesti impor.Artinya harus ada pembenahan perdagangan," katanya. (Ant/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments