Sabtu, 25 Mei 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Perang Dagang AS China Picu Kekhawatiran Pelaku Pasar Keuangan

Perang Dagang AS China Picu Kekhawatiran Pelaku Pasar Keuangan

admin Rabu, 15 Mei 2019 13:58 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Perang dagang AS dengan China yang mencuat kembali memicu kekhawatiran para pelaku pasar keuangan baik luar maupun dalam negeri. Hal ini berimbas pada penurunan saham-saham yang berada di bursa Asia beberapa hari terakhir baik China, Malaysia, Singapura, Korea, Thailand serta negara lainnya.

"Semenjak adanya kritik Trump terhadap China tersebut, terpantau penurunan saham di China mencapai 10% dalam seminggu. Hari Senin (13/5), indeks Shanghai dan Shenzhen juga masih menunjukkan pelemahan masing-masing 1,2% dan 1%, ujar Ekonom Gunawan Benyamin kepada wartawan, Senin ( 13/5).

Disamping itu dari dalam negeri, katanya, Indeks saham gabungan mulanya berhasil berada di zona hijau hingga menguat di level 6.238. Kemudian pada perdagangan sesi 2 IHSG berada di zona merah menyentuh level 6.135 hingga akhirnya ditutup turun 73 poin atau turun 1,18% di level 6.135. Minimnya sentimen dari dalam dan luar negeri tak mampu menahan tekanan penawaran saham.
Seluruh sektor saham pun juga terpantau turun. Padahal pertumbuhan industri textil dan pakaian tercatat melonjak tinggi mencapai 18,98% di triwulan I tahun ini. Kemudian pertumbuhan konsumsi juga menguat pasca Pemilu. Namun demikian hal ini belum cukup mampu mengangkat pelemahan IHSG. '

Selain itu, Rupiah juga, Senin (13/5) mengalami pelemahan sebesar 1% di akhir sesi perdagangan dan beradai di kisaran level Rp.14.477/ dolar AS. Tarik ulur permintaan dan penawaran mata uang Rupiah masih terus terjadi, namun demikian tekanan mata uang negara emerging market saat ini cukup kuat sehingga banyak mata uang yang melemah terhadap dolar AS. Dolar AS perkasa di tengah Perang dagang yang terjadi saat ini.(M2/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments