Senin, 22 Apr 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Pengembangan Koperasi Peternakan Mampu Tambah Pasokan Daging di Sumut

Pengembangan Koperasi Peternakan Mampu Tambah Pasokan Daging di Sumut

admin Rabu, 10 April 2019 15:07 WIB
Ir Semetsen Kaloko
Medan (SIB) -Untuk meningkatkan penghasilan masyarakat di daerah pertanian, seperti Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat dan Tanah Karo perlu dikembangkan koperasi peternakan dan pertanian dengan pola tumpang sari. Sehingga dengan demikian dapat menambah pasokan daging di Sumut yang selam ini masih kekurangan.

Demikian dikatakan Kabid Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provsu Ir Semetsen Kaloko kepada wartawan, Senin (8/4) di ruang kerjanya ketika dimintai tanggapannya solusi mengatasi pasokan daging di Sumut agar cukup.

Dijelaskan, dengan pengembangan koperasi peternakan dan perkebunan ke depan, diharapkan masyarakat maupun anggota koperasi dapat lebih maju. Petani membutuhkan pupuk kandang, sementara ternak dapat mengambil pakan ternak rumput dari pertaninan.

Semetsen berharap pengurus koperasi dan anggota agar lebih giat mengembangkan koperasi peternakan dan pertanian untuk mendapatkan hasil yang lebih baik demi memajukan anggota koperasi maupun koperasi itu sendiri. Dengan begitu juga akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) di tiga daerah tersebut.

"Dangan begitu akan dapat menumbuh kembangkan sektor peternakan dan pertanian, dimana pakan ternak sudah tersedia, tidak lagi membeli, tetapi sudah ada di pertaninan, sementara pertaninan membutuhkan pupuk kandang sehingga pertumbuhan ternak sempurna dengan bobotnya," ujarnya.

Untuk itu Diskop dan UKM Provsu tetap melakukan pelatihan dan pengembangan kepada pelaku koperasi pertaninan dan peternakan. "Bahwasanya melalui sosialisasi dan bimbingan teknis tentang koperas peternakan dan pertaninan kita harapkan masyarakat lebih maju ke depan," katanya.

Adapun sasaran yang diharapkan, tambah Semetsen adalah pertama, lahan-lahan yang tidak bermanfaat bisa dimanfaatkan untuk tanaman sebagai pakan ternak, sehingga tarnak bisa berkembang biak. "Kita berharap dengan komposisi peternak di Sumut, maka tidak lagi mengimpor daging ke Sumut, tetapi dapat menjadi lumbung daging ternak, unggas sampai kambing, sapi, babi dan ternak lainnya," cetusnya. (M12/l)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments