Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Pemerintah Naikkan HBP Kedelai Jadi Rp 7500/Kg, Petani Belum Puas

Pemerintah Naikkan HBP Kedelai Jadi Rp 7500/Kg, Petani Belum Puas

Kamis, 09 Januari 2014 19:37 WIB
SIB/Ist
KEDELAI MAHAL : Pekerja menyelesaikan proses pembuatan tahu di industri tahu rumahan Bojongsari, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (8/1). Pengusaha tahu mengeluhkan harga kedelai yang kembali naik akibat dipicu melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Jakarta (SIB)- Pemerintah menaikkan harga pembelian kedelai petani (HBP) untuk periode awal tahun 2014. HBP naik Rp 100/Kg dari HBP sebelumnya Rp 7.400/Kg menjadi Rp 7.500/Kg.

Bagi petani kenaikan harga HBP tersebut masih rendah karena biaya produksi petani sampai Rp 7.200/Kg. Sehingga belum bisa membuat petani semangat menanam kedelai.

"Angka Rp 7.500/kg masih terlalu rendah bagi para petani, petani belum semangat untuk menanam kedelai di samping tingginya biaya produksi yang kami keluarkan," ungkap Petani Kedelai asal Nganjuk Jawa Timur Timin Kartodihardjo, Rabu (8/1).

Menurut hitung-hitungannya, biaya produksi kedelai per hektar cukup besar. Petani kedelai awalnya harus membeli benih kedelai sebesar Rp 12.000/kg.

Sedangkan per hektar lahan kedelai membutuhkan 50 kg benih kedelai. Belum lagi petani harus mengeluarkan biaya untuk pembelian pupuk dan biaya tenaga kerja untuk penyemprotan dan penanaman kedelai yang mencapai Rp 1,2 juta/bulan.

"Cukup besar biaya produksi kedelai mulai dari beli benih kedelai, pupuk organik, pestisida, biaya tenaga kerja saja sudah Rp 1,2 juta/bulan, solar 30 liter. Secara keseluruhan rata-rata biaya produksi mencapai hampir Rp 7.150 hingga Rp 7.200/kg," imbuhnya.

Hal itu berarti keuntungan petani kedelai hanya Rp 300/kg. Tetapi keuntungan itu belum termasuk biaya risiko rusaknya tanaman yang disebabkan oleh banjir, hama dan lainnya. Untuk itu ia mendesak pemerintah agar HBP kedelai berada di angka Rp 10.000/kg.

Sedangkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur sendiri, saat ini baru memasuki masa tanam kedelai. Diperkirakan panen kedelai baru akan terjadi pada bulan Maret 2014. Menurut Timin umumnya sekali panen kedelai per hektarnya mencapai 19 kwintal."Kalau masih Rp 7.500/kg para petani belum banyak minta tanam kedelai dan masih banyak minta tanam jagung. Harusnya Rp 10.000/kg agar petani semangat menanam kedelai," katanya. (dtf/x)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments