Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Orang Indonesia Masuk Kategori OKB

Jumat, 17 Januari 2014 15:55 WIB
SIB/Int
Ketua KEN Chairul Tandjung
Jakarta (SIB)- Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung menyebutkan orang Indonesia termasuk dalam kategori orang kaya baru (OKB).

"Karakteristik OKB itu bukan menabung kelebihan uang yang dimiliki, tapi membelanjakannya," ujarnya dalam seminar dan rapat kerja nasional Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Kamis (16/1).

Ia menjelaskan, dengan meningkatnya daya beli masyarakat, akan ada pergeseran gaya hidup. Chairul menuturkan, orang-orang dalam kategori ini memilih tempat yang pas dengan status sosial mereka. "Ini bonus dari demokrasi," ucapnya.

Chairul mengungkapkan, dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta orang yang tumbuh 1,5-1,6 persen, penduduk Indonesia bertambah 4 juta orang setiap tahun.

Dengan jumlah tersebut, ia mengibaratkan setiap tahun Indonesia mampu membuat satu Singapura baru. Menurut dia, pendapatan per kapita penduduk Indonesia pun mengalami kenaikan signifikan.

"Baik secara dolar Amerika Serikat maupun rupiah," kata Chairul. Ia menuturkan, pada 2013, pendapatan per kapita di Indonesia tercatat US$ 3.800. Ia mengatakan angka itu naik lebih dari 10 persen dibanding tahun 2012 yang sebesar US$ 3.500.

Dengan pertumbuhan tersebut, ia melanjutkan, aktivitas belanja rumah tangga di pusat perbelanjaan pun meningkat dan akan menjadi pilar serta tulang punggung perekonomian Indonesia.

Chairul menyebutkan sekitar 60 persen perekonomian Indonesia ditopang konsumsi domestik. Ia menilai bisnis pusat perbelanjaan meningkat signifikan.
"Bukan karena perekonomian nasional, tapi kenaikan demand yang juga memancing masuknya barang impor maupun domestik," kata Chairul.

 Ia mengungkapkan, situasi ekonomi di paruh pertama semester satu belum terlalu baik. Namun ia berpendapat kondisi ini akan membaik setelah pemilihan presiden digelar. (Tempo.co/x)
T#gs indonesia
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments