Rabu, 11 Des 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Melemahnya Rupiah tidak Pengaruhi Penjualan Mobil Daihatsu di Medan

Melemahnya Rupiah tidak Pengaruhi Penjualan Mobil Daihatsu di Medan

Sabtu, 11 Januari 2014 10:34 WIB
SIB/int
Grafik Penjualan Mobil Terlaris
Medan (SIB)- Melemahnya nilai rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat tidak mempengaruhi penjualan mobil Daihatsu di Kota Medan. Hingga saat ini penjualan Daihatsu berhasil menembus 120.000 unit sehingga menjadi merk otomotif kedua yang berhasil menembus angka terbesar setelah Toyota.
Hal itu dikatakan Sales Executive PT Astra Internasional Cabang Jalan Sisingamangaraja, Harun Arrasyid kepada SIB, Kamis (9/1) di   Medan.

Dijelaskannya walau Rupiah melemah  pada periode Agustus-Desember 2013, wholesales Daihatsu mencapai 103.923 unit, atau naik 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebanyak 94.314 unit dengan pangsa pasar 14,6 persen. Sementara retailsales Daihatsu mencapai 102.571 unit, naik 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 95.309 unit dengan pangsa pasar 14,8 persen.

Melalui penjualan All New Xenia sebesar 43.548 unit atau 41,9 persen, disusul Gran Max Pick Up 27.715 unit (26,67 persen) dan Gran Max Minibus 9.025 unit (8,68 persen). Daihatsu Terios menyumbang penjualan 15.504 unit (14,92 persen), lalu ada juga Daihatsu Sirion yang terjual 4.540 unit (4,37 persen) dan Daihatsu Luxio 3.591 unit (3,46 persen).

Saat ini, katanya yang paling laris adalah penjualan Daihatsu Ayla. Yang sudah mencapai 4.600 unit. Jumlah penjualan  Daihatsi Ayla sudah melebihi penjualan mobil Daihatsu Xenia yang baru mencapai 4.200 unit.

Penjualan itu karena permintaan atas mobil murah yang semakin meningkat. Diakuinya memang di awal tahun 2014  pembelian berkurang karena perputaran uang belum lancar dan besarnya bunga uang yang ditetapkan Bank Indonesai (BI) sehingga masyarakat masih enggan membeli mobil. (A18/w)
 
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments