Minggu, 22 Sep 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Koperasi Harus Dikembangkan Berbasis Online

Koperasi Harus Dikembangkan Berbasis Online

admin Sabtu, 27 Juli 2019 12:47 WIB
Dr Haykal Amal SH MH
Medan (SIB) -Basis ekonomi Indonesia kini ada di tangan koperasi, dimana koperasi adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, sesuai UU No 25 Tahun 1992 dan No 20 Tahun 2008. Hal itu dikatakan Plt Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumut Dr Haykal Amal SH MH kepada SIB, Kamis (25/7) di kantornya, Jalan Gatot Subroto Medan.

Dijelaskan, koperasi harus dipertahankan dan dikembangkan dengan baik. "Prestasi dan pertumbuhan koperasi saat ini harus dipertahankan dan dikembangkan dengan baik, betul-betul entrepreneurship," tegasnya.

Menurut Haykal, dalam pengembangan koperasi jangka panjang, pemerintah daerah (Pemda) dan semua pihak yang terkait harus memberikan fasilitas semaksimal mungkin. Pemberdayaan koperasi harus dilakukan dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang bagus dengan memenuhi berbagai aspek penunjang, serta menguasai perkoperasian.

Selain SDM yang bagus, permodalan, sarana dan prasarana dan pemasaran juga harus diperhatikan, serta pangsa pasarnya juga harus disentuh, dengan memanfaatkan jaringan online dan melalui media yang ada guna pengembangan koperasi dengan baik.

Perlu juga diketahui, tambahnya pemerintah telah melakukan berbagai perhatian kepada koperasi yang ada. Bahkan ada ribuan koperasi yang dibubarkan, karena termasuk koperasi yang sudah tidak sehat dan tidak aktif. "Pembubaran ini merupakan bagian dari reformasi koperasi," katanya.

Reformasi koperasi sendiri katanya, dimulai dengan melakukan rehabilitasi, yaitu dengan melakukan pendataan dan pembinaan. Melakukan reorientasi, dimana koperasi harus berdasar kwantitas dan kwalitasnya.

Koperasi yang sehat kelembagaannya, usahanya dan SDMnya sehingga dalam rangka reorientasi bukan hanya terkait pendidikan dan pelatihan, namun juga harus dikuatkan kelembagaannya, melalui jejaring antara koperasi dan UMKM. Sehingga menjadi koperasi orientasi entrepreneur, yakni koperasi yang bukan hanya simpan pinjam saja namun harus bergerak di sektor riil.

Reformasi ketiga adalah, pengembangan, dengan menjadikan koperasi modern baik cara pengelolaan koperasi maupun didalam jejaringnya, maka untuk itu harus berbasis online dengan pemanfaatan tehnologi informasi dan perlahan meninggalkan koperasi konvensional.

"Online harus jadi ciri khas koperasi kita, karena melalui online, pasar tidak terbatas, serta transparansi akan lebih terjamin oleh anggotanya," pungkasnya. (M12/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments