Kamis, 17 Okt 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Kemenkeu Imbau Waspada Penipuan Lelang Barang Harga Murah

Kemenkeu Imbau Waspada Penipuan Lelang Barang Harga Murah

admin Jumat, 20 September 2019 14:52 WIB
Jakarta (SIB) -Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan lelang dengan menawarkan harga yang murah.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatawarta menjelaskan filosofi lelang yakni mencari harga yang sebaik-baiknya dan setinggi-tingginya terhadap barang yang ditawarkan ke publik. Sehingga keliru jika mengira harga barang yang dilelang bisa didapatkan dengan harga.

"Kita sering mendengar penipuan berlatar belakang lelang dengan diminta menyetorkan sejumlah uang ke rekening pribadi dengan diiming-imingi harga murah. Itu sangat kontradiktif, kalau melihat filosofi lelang," kata Isa di kantor DJKN, seperti yang dilansir Metrotv, Kamis (19/9).

Untuk meminimalisir potensi penipuan tersebut, DJKN telah meresmikan portal lelang Indonesia yakni lelang.go.id. Direktur Lelang DJKN Lukman Effendi mengatakan masyarakat bisa melihat barang apa saja yang dilelang dengan cepat dan mudah.

"Penipuan itu bisa diminimalisir kalau saja masyarakat membuka portal dan melihat apa saja barangnya," kata Lukman.

Inovasi-inovasi yang telah dan sedang dilakukan, saat ini lelang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Salah satu indikatornya yakni capaian pokok lelang secara keseluruhan sebesar Rp18,4 triliun di 2018 dari Rp10,9 triliun di 2015. Selain itu, pokok lelang untuk lelang sukarela meningkat menjadi Rp10,9 triliun di 2018 dari Rp6,3 triliun di 2015.

Untuk mendukung iklim bisnis lelang di Indonesia, DJKN telah memberikan berbagai kemudahan dan penyederhanaan perizinan usaha pada balai lelang atau penyelenggara lelang swasta. Hal ini tertuang dalam regulasi baru berbentuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113 Tahun 2019 tentang balai lelang.

Selain itu, DJKN sudah menerapkan kebijakan zonasi modal disetor dalam perizinan operasional balai lelang. Ini dimaksudkan untuk pemerataan pelayanan lelang pada masyarakat khususnya di wilayah timur Indonesia.

Lebih jauh ke depannya situs lelang Indonesia akan difokuskan pada pemutakhiran teknologi dan penyederhanaan prosedur. Sehingga pelayanan kepada pengguna lelang semakin maksimal. (M18/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments