Senin, 23 Sep 2019

Jokowi Mau UMKM RI Tembus Pasar Global

admin Sabtu, 13 Juli 2019 14:02 WIB
Ant/Puspa Perwitasari
PAMERAN KARYA KREATIF INDONESIA: Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (keempat kiri), Ketua Dewan Dekranas Mufidah Jusuf Kalla (tengah) dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri) meninjau Pameran Karya Kreatif Indonesia di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (12/07). Pameran bertema Mendorong Pertumbuhan Melalui UMKM Go Export dan Go Digital tersebut menampilkan UMKM unggulan binaan Bank Indonesia.
Jakarta (SIB) -Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang dengan kualitas produk-produk UMKM yang dibina oleh Bank Indonesia (BI). Menurut dia, produk yang ditampilkan dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) tahun 2019 berkualitas tinggi.

Hal itu diungkapkannya usai meresmikan pembukaan serta meninjau produk UMKM di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan.

"Saya melihat produk-produk UKM yang didampingi, dikawal, dan dibina oleh BI ini saya melihat ada lompatan dari sisi kualitas," kata Jokowi di Jakarta, Jumat (12/7).

Produk yang berkualitas, kata Jokowi, dapat dilihat dari kemasan, branding didesain layak berkompetisi di pasar digital alias marketplace tanah air.

Mantan Wali Kota Solo ini berharap, ke depannya kualitas produk UMKM nasional mampu bersaing di pasar global.

"Yang nanti kalau sudah ketemu semuanya bukan hanya market place di Indonesia tapi global marketplace," jelas dia.

Peningkatan kualitas produk UMKM, kata Jokowi, juga karena upaya BI yang menyeleksi produk UMKM itu sendiri.

"Sehingga ketemu produk-produk premium, produk-produk dengan kualitas tinggi. Dijual harga berapapun orang akan senang," kata Jokowi.

Tembus Rp 1,4 Triliun
Sementara itu, Gubernur BI mengungkapkan saat ini sudah ada 91 UMKM yang melakukan ekspor ke berbagai negara dari 898 UMKM binaan BI.

"Kami laporkan sekarang ada 898 UMKM dan yang ekspor sudah 91 UMKM dengan nilai Rp 1,4 triliun selama satu tahun terakhir," kata Perry di pembukaan pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019, di JCC, Jumat (12/7).

Dia mengungkapkan selain mendorong UMKM untuk ekspor, bank sentral juga mendorong untuk go digital. Sehingga pasar bisa menjadi lebih luas ke berbagai negara.

"Kami juga berkomitmen untuk mengembangkan potensi UMKM tak hanya di nasional tapi juga global," ujar Perry.
Dia mengungkapkan, untuk mengapresiasi UMKM BI menggelar pameran KKI 2019 di JCC. Pameran ini menampilkan karya unggulan UMKM binaan BI seperti kain, kerajinan dan kuliner.

Menurut Perry pameran kali ini ada yang berbeda. Yakni BI memilih 370 UMKM dari 898 binaan. "Kami pilih yang best of the best, produknya unggulan dan pilihan. Produk sangat bagus dan harga perajin," jelas dia.

Ada 120 UMKM kain, 88 UMKM tas dan 150 UMKM yang menjual makanan dan siap untuk diekspor. Termasuk kopi dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, pameran ini juga akan menggelar peragaan busana yang menggunakan kain nusantara.

Perry menjelaskan, rangkaian KKI 2019 ini juga mengadakan business matching yang mempertemukan UMKM dengan kalangan perbankan, eksportir, importir hingga platform digital.

"Kami juga ada workshop, bagaimana caranya agar UMKM bisa mematchingkan barangnya dan bisa mendapat pembiayaan, melakukan ekspor dan go digital," imbuh dia.

Dari sisi pembayaran, Perry mengungkapkan saat ini semakin mudah karena disediakan channel pembayaran menggunakan QR code.

"Saya ingin seluruh yang hadir di sini memviralkan ini. Ajak keluarga mulai dari suami, istri, pakde, bude, tante, om, opa, oma, anak, cucu ke sini 3 hari dan tidak perlu bawa uang tunai, bayarnya bisa pakai QR code, produk harga perajin dan kulinernya maknyus-maknyus," ujarnya. (detikFinance/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments