Senin, 21 Okt 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Jalur Ganda Jakarta-Surabaya Bisa Dilewati KA Mulai April 2014

Jalur Ganda Jakarta-Surabaya Bisa Dilewati KA Mulai April 2014

Kamis, 09 Januari 2014 19:55 WIB
SIB/det
Jakarta (SIB)- Proyek jalur ganda (double track) Cirebon-Surabaya dikebut pengerjaannya oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Jalur ganda tersebut ditargetkan akan beroperasi mulai April 2014.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, per Desember 2013 lalu, pengerjaan fisik sudah mencapai 97%. Meski secara fisik hampir mencapai 100%, dari sisi pengoperasian, jalur ganda Cirbeon-Surabaya baru beroperasi 216 km dari 436 km jalur yang ada.

Alasannya karena masih ada aspek-aspek yang perlu dipenuhi termasuk dari sisi keselamatan.

"Ada ruas yang sudah selesai dikerjakan tapi belum dioperasikan, karena menunggu prosedur switch over, perpindahan operasi dari single (jalur tunggal) ke double (jalur ganda). Pertama dilakukan audit keselamatan, kedua akan ada beberapa waktu di mana akan ada pembatasan kecepatan," papar Bambang ditemui saat melakukan inspeksi jalur ganda Cirebon-Surabaya, Rabu (8/1/2014).

Selain itu, ada beberapa titik yang masih terkendala pembebasan lahan seperti di Bojonegoro dan Semarang. Namun Bambang optimistis persoalan tersebut akan cepat tertangani dan bisa langsung dilakukan proses konstruksi.

"Kita lakukan bertahap. Januari kita selesaikan Jakarta-Semarang, Februari nanti Semarang-Bojonegoro, dan Maretnya untuk Bojonegoro-Surabaya," jelasnya.

"Jadi insyallah April 2014 jalur ganda Jakarta-Surabaya bisa dioperasikan," imbuhnya.

Dia mengisahkan, proyek jalur ganda ini telah ada sejak lama. Jalur pertama membentang dari Jakarta-Cikampek diteruskan dari Cikampek menuju ke Cirebon. Kemudian pada beberapa tahun belakangan ini pemerintah secara massiv memperpanjang jalur ganda tersebut hingga ke Surabaya. Panjang total jalur kereta ini dari Jakarta sampai ke Surabaya mencapai 727 km.

Jika telah beroperasi, dipastikan angkutan barang yang selama ini memadati jalur darat Pantura akan dialihkan. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menjelaskan, salah satu dampak positif yang dihasilkan dari beroperasinya jalur ganda ini adalah penambahan kapasitas. Jalur ganda akan menambah kapasitas hingga 3 kali lipat.

"Kapasitas tentu akan meningkat 2 hingga 3 kali lipat. Kalau kapasitas meningkat berarti kemampuan angkut barang dan penumpang juga meningkat," kata Bambang saat melakukan inspeksi jalur ganda Cirebon-Surabaya, Rabu (8/1).

Bambang belum bisa mengatakan komposisi antara angkutan penumpang dan barang jika ini telah beroperasi. Pemerintah akan mengkaji lebih lanjut mengenai hal itu.

"Dua-duanya prioritas," tambahnya.

Meski demikian, dia yakin jika telah beroperasi akan ada 1 juta kontainer barang per tahun yang mampu diangkut kereta yang melewati jalur ganda ini. Itu bisa mengurangi kepadatan di jalan raya pantura.

"Kita mengharapkan 1 juta kontainer pindah dari jalan raya ke sini. Artinya 1 juta truk akan hilang dari jalan. 1 juta truk hilang itu artinya kan penggunaan BBM akan lebih hemat, polusi akan lebih kecil, dan penggunaan ruang jalan akan lebih efisien," paparnya. (Dtf/x)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments