Senin, 20 Mei 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Investor Korea Berminat Bangun PLTG di Sumut

Investor Korea Berminat Bangun PLTG di Sumut

* Wagubsu Harapkan Gunakan Tenaga Kerja Lokal
admin Selasa, 14 Mei 2019 10:36 WIB
SIB/Dok
TERIMA ROMBONGAN : Wagubsu Musa Rajekshah menerima kunjungan President APW International Group Hazarin Pohan dan Investor Korea di bawah pimpinan CEO/Chairman Hanlim Corporation Mr Paul Han R Lee yang datang bersama rombongan, Senin (13/5) di ruang Kaharuddin Nasution Lantai 8 Kantor Gubsu Jalan Diponegoro No 30 Medan.
Medan (SIB) -Wagubsu Musa Rajekshah mengharapkan para investor yang menanamkan modalnya di Sumut menggunakan tenaga kerja lokal atau orang Sumut. Tidak hanya sekadar pekerja lapangan, tetapi juga untuk posisi strategis.

"Diharapkan dapat memakai pekerja dari masyarakat setempat, bukan sekadar pekerja rendahan, jika memenuhi syarat mendapat kesempatan berada pada posisi yang strategis," ujar Wagubsu saat menerima kunjungan President APW International Group Hazarin Pohan bersama investor Korea di bawah pimpinan CEO/Chairman Hanlim Coorporation Mr Paul Han R Lee, Senin (13/5) di Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

Wagubsu mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) sangat terbuka untuk investasi yang masuk ke daerah ini, apalagi investasi yang dapat mendorong percepatan pembangunan Provinsi Sumut, seperti bidang energi listrik. "Energi adalah yang terpenting dalam mendorong pembangunan di Sumatera Utara. Oleh karenanya, Pemprovsu akan mendukung investasi ini," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap rencana investasi tersebut, kata Wagubsu, pihakya akan membantu apa yang menjadi kewenangan Pemprovsu, sehingga pembangunan pembangkit listrik tenaga gas yang akan dibangun investor dari Korea, Hanlim Power Corporation, dapat segera terwujud. "Namun untuk investasi pembangkit listrik ini, ada perizinan-perizinan di luar kewenangan Pemprovsu, yang juga harus dilengkapi. Apalagi investasi ini dari negara luar, akan ada tahapan-tahapan dari pemerintah pusat," katanya.

Untuk mendukung investasi tersebut, lanjut Wagubsu, juga diperlukan adanya pertemuan lanjutan untuk membahas lebih detail dan teknis. "Pemprovsu akan membentuk tim yang beranggotakan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait dan staf dari Hanlim Power Corporation untuk membicarakan lebih pasti dan detail, apakah rencana ini bisa dan layak untuk Provinsi Sumatera Utara. Walaupun, Sumatera Utara sangat membutuhkan investasi ini," ujar Musa Rajekshah.

President APW Internasional Group Hazairin Pohan mengatakan, pihaknya dengan delegasi dari Korea telah memulai program seperti ini sejak di Jakarta. Setelah lima hari di Sumut, pihaknya telah berkunjung ke KEK Sei Mangkei dan Pelabuhan Kualatanjung serta Pelabuhan Belawan. Setelah melihat beberapa tempat tersebut, pihaknya dan delegasi berkeinginan untuk membangun 4,8 giga watt pembangkit listrik bertenaga gas di Sumut.

"Diharapkan ini merupakan salah satu solusi yaitu masalah energi yang bukan hanya masalah di Sumatera Utara, juga merupakan masalah nasional yaitu mengusulkan pembangunan pembangkit tenaga listrik di provinsi Sumatera Utara dengan nilai proyek sebesar US$ 5,5 miliar," ujar Pohan.

Perusahaan dari Korea ini, lanjut Hazairin, juga memiliki sumur gas di Rusia, yang berusia sekitar 300 tahun. "Dan siap menyuplai energi untuk Sumatera Utara, bahkan Indonesia," ujarnya.

Dikatakannya, kenapa memilih Provinsi Sumut, selain dirinya juga orang Sumut juga untuk memudahkan komunikasi dalam pembangunan proyek ini. "Karena masalah energi juga masih dibutuhkan di Sumatera Utara," tambahnya. (M11/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments