Rabu, 11 Des 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Hary-Tutut Berrebut TPI, Kominfo Lepas Tangan?

Hary-Tutut Berrebut TPI, Kominfo Lepas Tangan?

Kamis, 30 Januari 2014 15:17 WIB
Jakarta (SIB)- Pemerintah menyatakan belum berwenang atas kasus sengketa TPI dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC). Persoalan tersebut dianggap masih berada di ranah hukum dan belum melanggar Undang-Undang Penyiaran.

"Kami sebagai regulator belum punya posisi untuk masuk dalam sengketa tersebut. Ini masih corporate dispute," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gatot S. Dewa Broto, Selasa ( 28/1).

Gatot menjelaskan, selama frekuensi masih digunakan maka pemerintah tidak dapat mengintervensi sengketa korporasi itu. Dalam Undang-Undang Penyiaran tertera bahwa jika frekuensi tidak digunakan selama tiga bulan berturut-turut maka pemerintah bisa mengambilalih.

Izin frekuensi siaran, kata dia, memang milik publik. Namun kepemilikan korporat juga masih ada sampai saat ini. Maka, sejauh ini pemerintah hanya perlu memantau. "Wong masih digunakan kok," ujarnya. (Baca: Angkat Telunjuk, Hary Tanoe Tantang Tutut)

vBeberapa waktu lalu, Mahkamah Agung menerima permohonan kasasi Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut atas PT Berkah Karya Bersama. Dengan demikian Tutut diniali bisa memiliki kembali Televisi Pendidikan Indonesia yang sekarang bernama MNC TV milik Hary Tanoesudibjo. (TEMPO.CO ,/W)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments