Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Harga Cabe Merah Meroket Hingga Rp60 Ribu/Kg

Harga Cabe Merah Meroket Hingga Rp60 Ribu/Kg

Kamis, 09 Januari 2014 19:48 WIB
SIB:Rita Aruan
HARGA KEBUTUHAN : Harga bahan pokok naik di Medan bukan karena melemahnya rupiah, tapi akibat erupsi gunung sinabung.
Medan (SIB)- Meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo sejak beberapa hari terakhir,  membuat harga beberapa komoditi sayuran di Kota Medan yang didatangkan dari kawasan Sinabung mengalami kenaikan, antara 20 hingga 50 persen.

Berdasarkan pantauan wartawan di Pusat Pasar Medan, Rabu (8/1), kenaikan harga paling signifikan dialami cabe merah. Semula harga cabe merah besar hanya Rp40.000 per kilogram, saat ini menembus hingga Rp60.000 per kilogram.

Selain cabe merah, kenaikan harga juga dialami kentang, wortel, kubis, bunga kol, brokoli, daun bawang, dan tomat, dengan peningkatan sebesar Rp2000 hingga Rp5000. Harga kentang semula hanya Rp8000 per kilogram kini mencapai Rp10.000 per kilogram. Sementara wortel semula Rp4000 kilogram kini mencapai Rp10.000 per kilogram, harga tomat sebelumnya Rp8000 per kilogram, menjadi Rp15.000 per kilogram.

Tim Monitoring Harga Pasar Disperindag Sumut Sofyan Tanjung membenarkan, akibat erupsi Gunung Sinabung harga sembako mengalami kenaikan, seperti dialami cabe. Harga bawang merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp40.000 per kilogram sebelumnya Rp35.000 per kilogram dan harga daging sapi masih terus bertahan di level Rp100.000 per kilogram.

"Jika erupsi Gunung Sinabung tidak berhenti, kemungkinan harga-harga bahan pokok mengalami kenaikan. Tidak ada kaitan  melemahnya rupiah terhadap kenaikan harga bahan pokok, karena bahan pokok adalah produk lokal bukan impor," kata Sofyan.

Kenaikan harga bahan pokok, mulai memicu kenaikan harga makanan di sejumlah rumah makan di Kota Medan. "Mau apa lagi, karena harga bahan pokok sudah naik, kami terpaksa mengikuti menaikkan harga makanan, sekarang saja harga telur satu lusin mencapai Rp32.000 padahal sebelumnya hanya Rp22.000," kata Sinta karyawan rumah makan ‘Rahmina’ di Medan. (DIK5/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments