Rabu, 21 Agu 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Harga Cabai Melonjak, Inflasi Mei Diprediksi 0,6%

Harga Cabai Melonjak, Inflasi Mei Diprediksi 0,6%

admin Sabtu, 08 Juni 2019 15:26 WIB
Ilustrasi
Jakarta (SIB) -Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memprediksi harga cabai menyumbang inflasi pada Mei atau selama bulan Ramadhan tahun ini. Darmin memperkirakan, inflasi Mei ini akan mencapai 0,6% atau sama dengan tahun lalu.

Perkiraan tersebut berdasarkan perhitungan harga pangan yang masih tinggi

"Saya kemarin bilang tidak terlalu jauh dengan Lebaran-lebaran tahun lalu, 0,5% sampai 0,6% tahun lalu. Tahun ini di kisaran itu, tapi bisa meleset tapi perkiraan saya nggak jauh. Tinggi nggak itu? Dibanding bulan Lebaran itu nggak tinggi, bulan lalu lain tinggi karena biasa di bawah 0,3%," kata dia di Jakarta, Rabu (5/6).

Darmin menjelaskan, hingga saat ini beberapa harga pangan seperti cabai dan bawang merah masih terpantau tinggi. Bahkan, hingga memasuki Lebaran harga cabai masih tinggi.

"Sampai akhir bulan Mei kelihatannya harga cabai, bawang putih itu masih tinggi, harganya tinggi, masih naik. Walaupun tadinya saya harapkan begitu masuk Lebaran mestinya dia sudah panen keluar. Yang justru, yang sudah mulai turun, karena tadinya sempat naik tinggi itu bawang putih," jelasnya.

Selain itu, ia juga memperkirakan inflasi tahunan akan mencapai angka 3,5%. Angka itu tidak mengalami kenaikan walaupun beberapa harga komoditas pangan tinggi saat ini.

Pasalnya, kata Darmin, dampak tingginya harga komoditas saat ini hanya bersifat sementara. Sehingga tidak mempengaruhi angka inflasi secara keseluruhan.

"Apakah inflasi tahun ini lebih tinggi karena itu? Tidak mesti karena panen yang namanya cabai, bawang boleh naik tapi bisa turun lagi. Beda dengan beras, kalau dia naik turunnya dikit. Cabai bisa Rp 60 ribu bisa Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu, itu (beras) tidak.
Inflasi tahun ini tidak jauh dengan perkiraan sebelumnya di kisaran 3,5% lebih lebih dikit," pungkasnya. (detikcom/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments