Minggu, 05 Apr 2020
  • Home
  • Ekonomi
  • Corona Paksa JetBlue Batalkan Ratusan Penerbangan

Corona Paksa JetBlue Batalkan Ratusan Penerbangan

Selasa, 24 Maret 2020 10:32 WIB
Foto: iStock

Ilustrasi

Jakarta (SIB)
JetBlue Airways berencana membatalkan ratusan penerbangan dan mengurangi jumlah penerbangan minggu ini lebih dari setengah jumlah normal. Hal ini diungkapkan pihak JetBlues kepada karyawannya, Minggu (22/3), waktu setempat.

Maskapai asal Amerika Serikat (AS) ini memangkas jadwal penerbangan sebagai upaya menahan penyebaran virus corona (COVID-19) yang juga terus menyebabkan anjloknya permintaan perjalanan.

Kebijakan ini diungkap JetBlue kurang dari seminggu setelah pengumuman akan memangkas jumlah penerbangannya hingga 40% pada bulan April dan Mei. Maskapai ini pun meminta bantuan kepada pemerintah AS sekitar $ 58 miliar, setengahnya dalam bentuk hibah tunai dan lainnya dalam bentuk pinjaman. Namun, sampai saat ini hanya bentuk pinjaman saja yang dibicarakan oleh pemerintah AS.

JetBlue kini sedang berjuang melawan sepinya jumlah penumpang. Antisipasi dilakukan dengan cara menghentikan perekrutan, memberhentikan operasi pesawat, dan meminta karyawan mengambil cuti tanpa bayaran.

Melansir dari CNBC, Presiden dan COO JetBlue Airways Joanna Geraghty mengungkapkan, JetBlue segera membatalkan rute penerbangan yang kurang penting. Selain itu, JetBlue hanya akan mengizinkan penerbangan bagi pihak yang memiliki kepentingan mendesak, seperti harus pulang ke negara asalnya atau untuk pihak yang akan memberikan bantuan pada krisis ini.

"Sekarang penumpang kami izinkan terbang jika memang memiliki kepentingan khusus, seperti harus pulang, menjenguk saudara yang sakit, atau memberikan bantuan pada krisis ini," kata Geraghty dalam sebuah catatan dikutip CNBC, Senin (23/3).

"Kami akan terus membuka penerbangan, namun hanya di bawah setengah dari jadwal normal kami dalam beberapa hari mendatang dan bahkan lebih sedikit pada bulan April, tetapi kami akan mempertahankan tingkat penting pada layanan udara," tambah Geraghty. (Detikfinance/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments