Selasa, 14 Jul 2020
  • Home
  • Ekonomi
  • Bank Sumut dan Bank Mandiri Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Kiriman Uang Dolar Asing

Bank Sumut dan Bank Mandiri Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Kiriman Uang Dolar Asing

*Proses “Settlement Transfer’ Satu Hari ke Rekening Tujuan
Senin, 10 Februari 2014 20:14 WIB
SIB/ist/ r
Direktur Treasury FI dan SAM Bank Mandiri Royke Tumilaar dan Direktur Bisnis dan Syariah Edie Rizliyanto dan Direktur Pemasaran Ester Junita Ginting menandatangani kerjasama antara Bank Mandiri dan Bank Sumut tentang layanan MDS dan MRA di Lantai 3 Gedun
Medan (SIB)- Bank Sumut dan Bank Mandiri menjalin kerjasama layanan transaksi pengiriman uang dalam bentuk dolar / USD antar bank yang tergabung dalam kumpulan  banyak bank terkemuka di Indonesia dengan menggunakan media SWIFT.  Proses “settlement transfer’nya  cukup satu hari  ke rekening  tujuan atau sampai pada hari  yang sama. Keuntungan lain yakni nilai kurs bersaing dan bila terjadi kesalahan pengiriman akan mudah ditelusuri.

Komitmen  kemitraan perdana   layanan transaksi tersebut  ditandai dengan  penandatanganan perjanjian kerjasama  dari Bank Sumut yakni Direktur Bisnis dan Syariah  Edie Rizliyanto dan Direktur Pemasaran  Ester Junita Ginting,sedangkan dari Bank Mandiri dilakukan oleh Direktur  Treasury FI dan SAM  Royke Tumilaar di Kantor Pusat BI Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat ( 7/2/2014).

Direktur Treasury FI dan SAM Bank Mandiri Royke Tumilaar disela-sela acara itu mengatakan, perjanjian kerjasama layanan transaksi Mandiri USD Direct Settlement (MDS) dan MRA (Mini Master Repurchase/Repo Agreement)  yakni transaksi  penjualan/pembelian instrumen efek utang antara kedua belah pihak suatu langkah yang baik dan saling menguntungkan, sebab  dari segi “cost” lebih effisien. Jadi tidak perlu lagi ke New York.

“Jadi jalinan kerjasama MDS dan MRA ini dengan Bank Sumut merupakan pertama kali dengan Bank Pembangunan Daerah “ujar Royke sambil menyebutkan dari 51 bank ini di antaranya 6 bank  asing yang menjadi member, selebihnya bank lokal.

Ia mengatakan, layanan transaksi pengiriman uang tersebut dapat berupa incoming transfer dan outgoing transfer dengan layanan transaksi pengiriman uang  dalam bentuk valuta USD ini, maka proses settlement transfer cukup satu hari ke rekening tujuan atau sampai pada hari yang sama.

Royke berharap, dengan bertambahnya instrumen pasar uang antara pihaknya dengan Bank Sumut akan mempermudah keduanya  mengelola likuiditasnya. Sebagai jaminan dalam transaksi Repo ini yakni SBI (Serikat Bank Indonesia), SDBI (Sertifikat Deposito Bank Indonesia) dan SBN (Surat Berharga Negara). Tidak  menutup kemungkinan ke depan jaminan berupa "corporate bond".

Direktur Bisnis dan Syariah Edie Rizliyanto  kepada wartawan mengatakan,  dengan ditandatanganinya kedua perjanjian ini diharapkan "fee base income" di Bank Sumut akan terjadi peningkatan. Ke depan, katanya, bank ini juga akan menjalin kerjasama MRA dengan bank umum lainnya. MRA sebutnya, perjanjian dimana  pada tanggal yang sudah ditentukan  di kemudian hari  akan dilaksanakan pembelian atau penjualan kembali atas effek yang sama dengan harga tertentu yang telah disepakati. "MRA merupakan transaksi penjualan  atau pembelian instrumen efek utang antara kedua belah pihak seperti Bank Sumut dan Bank Mandiri, ujarnya.

Direktur Pemasaran Bank Sumut Ester Junita Ginting menyebutkan, sebelumnya Bank Sumut juga pernah menjalin kerjasama dengan Bank Mandiri dalam hal bank koresponden, money market dan benchmarking produk dan layanan.

Dalam acara tersebut Royke didampingi  Direktur Treasury yakni SVP FICS Group Ferry  M Robbani, SVP Treasury Group Darmawan, Junaidi dan VP FICS Group Rony Amir juga turut dihadiri para pejabat eksekutif Bank Sumut.(A3/ r)

T#gs bank
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments