Rabu, 11 Des 2019

Awal 2014, Penjualan Mobil Baru Lesu

Sabtu, 11 Januari 2014 11:10 WIB
SIB/Ramadhona Raja Hsb
PELUNCURAN : Presiden Direktur Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan didampingi sales division head PT TAM fansicus Soerjopranoto, operation manager Auto 2000 Wilayah Sumatera Hendra Purnawan, kepala cabang (Kacab) Auto 2000 Medan Amplas Martogi Siahaan dan l
Medan (SIB)- Awal 2014, penjualan mobil baru secara nasional lesu. Hal itu disebabkan masalah gonjang-ganjing politik yang sedang bergulir saat ini sehingga banyak pemodal dari luar negeri maupun dalam negeri menahan diri untuk bertransaksi.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan disela-sela peluncuran All New  Corolla Altis di Medan, Jumat (10/1).

Dia mengatakan, kalangan produsen di bidang otomotif masih mengambil sikap wait and see selama 3 bulan pertama tahun ini , terkait prediksi penjualan kendaraan. "Makanya pasar otomotif nasional selama tiga bulan pertama masih cenderung lesu.

Pelaku usaha masih melihat beberapa perkembangan kondisi yang terjadi, seperti pergerakan nilai tukar rupiah, harga komoditas, defisit neraca perdagangan, kondisi infrastruktur serta pemilihan umum legislatif di awal April 2014," jelasnya.

Johnny yang didampingi Sales Divison Head PT TAM Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan, apabila ada hal-hal positif yang sesuai dengan ekspektasi pasar, penjualan otomotif di bulan-bulan selanjutnya akan bergerak naik.

"Kalau persepsi masyarakat dan pasar melihat ada pergerakan yang positif maka penjualan otomotif juga mengikuti. Termasuk jika sesudah pemilu legislatif, muncul calon presiden (capres) yang sesuai keinginan masyarakat, maka akan ada persepsi yang positif," jelasnya.

Meskipun diprediksi lesu dalam 3 bulan pertama di 2014, namun pelaku usaha tetap berusaha mencari cara untuk menggairahkan pasar otomotif.

Sales Divison Head PT TAM Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, All New Corolla Altis mengusung mesin tipe 2 ZR-FE 4 silinder segaris, 16 katup, DOHC, Dual VVT-i berkapasitas 1800 cc. Mesin tersebut memiliki performa yang prima serta lebih efisien dalam konsumsi BBM.

Kendaraan yang memiliki dua tipe yakni tipe 1,8 V A/T dan 1,8 G M/T ini menampilkan desain dan penggunaan fitur terbaru.

"Kami menargetkan penjualan  200 unit per bulan secara nasional," jelasnya dan menyebutkan, penjualan retail otomotif di tahun 2013 sebesar 1.210.000 unit dimana 435.000 di antaranya  penjualan Toyota.

 Operation Manager Auto 2000 Wilayah Sumatera Hendra Purnawan menambahkan, market share Toyota di wilayah Sumatera tercatat sebesar 42,5% dari total penjualan seluruh merek yang berkisar antara 9.400-9500 unit per bulannya. (A16/c)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments