Jumat, 23 Agu 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Aturan Baru, Jadi Pengemudi Taksi Online Kini Boleh Perseorangan

Aturan Baru, Jadi Pengemudi Taksi Online Kini Boleh Perseorangan

Admin Jumat, 28 Desember 2018 16:25 WIB
Jakarta (SIB) -Kementerian Perhubungan membuka kesempatan bagi masyarakat mendaftar secara perorangan untuk menjadi pengemudi taksi online. Hal itu diatur dalam aturan baru taksi online yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 118 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.
Dalam aturan sebelumnya, untuk menjadi pengemudi taksi online diharuskan memiliki badan hukum atau minimal koperasi.

Direktur Angkutan dan Multi Moda Kemenhub, Ahmad Yani menjelaskan, dengan adanya PM 118 ini maka aturan sebelumnya yang mengatur bahwa untuk mendaftar sebagai pengemudi taksi online harus melalui koperasi dibatalkan. Kini, seluruh masyarakat yang ingin menjadi pengemudi taksi online bisa mendaftar secara perseorangan.

"Dengan adanya PM ini maka perorangan berdasarkan Undang-Undang UKM, ini kita akomodasi. Jadi perorangan diakomodasi," kata Yani di kantor Kemenhub, Jakarta, dilansir dari Tv One,  Kamis (27/12).

Ia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sebetulnya memang hanya ada empat badan hukum yang beroperasi sebagai angkutan umum, di antaranya adalah BUMN, BUMD, PT dan Koperasi. Perorangan menjadi salah satu yang diakomodir melalui PM 118 tersebut.

"Ini yang juga dituntut oleh driver perorangan adalah bagaimana mereka bisa masuk," katanya.

Untuk aturan mengenai tarif, Yani melanjutkan, Kemenhub tetap mengatur tarif taksi online secara global. Artinya Kemenhub menentukan tarif wilayah satu dan wilayah dua.

"Saya sampaikan contoh, wilayah satu tarif bawah Rp3.500 dan tarif atas Rp6.500 artinya bermain di situlah pemerintah daerah juga begitu. Ya, artinya kepastian bagi masyarakat menjadi jelas, kira-kira itu," jelasnya. (A21/q)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments