Jumat, 15 Nov 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • 4 Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Janda Beranak 1 di Tanah Karo Belum Terungkap

4 Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Janda Beranak 1 di Tanah Karo Belum Terungkap

* Ayah Korban Datangi Propam Poldasu
Kamis, 19 April 2018 12:23 WIB
Medan (SIB)- Simson Sinuhaji  (57), didampingi isterinya M Beru Bangun warga Desa Munthe Kecamatan munte Kabupaten Karo mendatangi Polda Sumatera Utara guna memenuhi undangan Bidang Propam Poldasu, Rabu (17/4). 

Kepada SIB,  pasangan suami isteri itu mengaku kedatangannya ke Bid Propam Poldasu untuk memberikan keterangan prihal belum terungkapnya kasus pembunuhan putri kandungnya,  Ivona beru Sinuhaji (25). 

"Semalam tanggal 17 April kami ditelepon  Bid Propam Poldasu. Kedatangan kami ke sini   untuk memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan  anak kami yang belum terungkap. "Setelah kami datang ke Propam tadi mereka bilang bersabar lah dulu,  kami akan menindaklanjutinya," kata Sinuhaji sembari menunjukkan sejumlah berkas maupun foto anaknya yang tewas.

Diterangkan Simson Sinuhaji, peristiwa yang menewaskan putrinya  terjadi 4 tahun lalu atau tepatnya Kamis   7 Agustus   2014 di rumah kontrakannya Jalan  Kotacane Gg HKI Kabanjahe. 

Sebelum tewas, sekira pukul 19.00 WIB, korban tidur di samping saksi yang juga  adik kandung korban bernama  Surya Kencana Sinuhaji.

Namun sekira pukul 22. 30 WIB,  saat adik korban bermain HP, tiba-tiba Surya Kencana Sinuhaji mengaku mendengar suara jeritan korban. 

Saat dicek,  saksi Surya Kencana Sinuhaji langsung histeris melihat korban yang juga seorang janda beranak satu itu  telah tewas bersimbah darah dalam posisi telentang,  dengan luka tusuk di bagian perut kiri dan punggung.

Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar.   

Hingga empat tahun berlalu,  kasus pembunuhan anaknya itu belum juga terungkap.  Menurut keterangan Sinuhaji,  penyidik Polres Tanah Karo belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu.  

Simson Sinuhaji sempat mengungkapkan kekecewaannya kepada penyidik Polres Tanah Karo yang menangani kasus pembunuhan anaknya.  Pasalnya,  dalam surat perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP)  yang dilayangkan  Polres Tanah Karo pada 29 September 2014 lalu, sejumlah saksi telah dilakukan pemanggilan, termasuk dirinya dan isterinya.   Namun ia mengaku kecewa lantaran  penyidik tidak melakukan pemanggilan terhadap tetangga Ivona  Beru Sinuhaji.

"Saya heran kenapa tetangga anak saya itu tidak dipanggil satu pun.  Padahal  2 hari setelah kejadian,  mereka  langsung menghilang alias pindah rumah.  Ini kok malah anak  saya (adik kandung korban)  yang malah dipanggil jadi saksi dan sempat akan dilakukan test kebohongan. Sementara yang kami tau ada  bukti 1 topi yang diduga milik pelaku," papar Sinuhaji dengan wajah lusu sembari menunjukkan klipping koran (berita)  saat mendatangi KPAI dan Komnas HAM di Jakarta sebagai bentuk protes pada saat itu.  

Terpisah,  Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti jika memang pihak korban sudah membuat pengaduan resmi.  "Nanti Propam yang ngecek,  diaudit investigasi,  apa kesulitan, bagaimana proses penyidikan yang dilakukan. 
Nanti pasti akan ketemu,"kata Rina sembari mengatakan setiap penyelidikan membutuhkan proses. 

"Gak bisa kita bilang lambat atau cepat,  ada kasus yang berat tapi cepat, ada yang menurut kita ringan tapi lambat terungkap. Itu tergantung alat bukti dan keterangan saksi yang ada.  Itu semua nanti akan digelar dimana kesulitannya," kata Rina.  (A20/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments