Rabu, 13 Nov 2019

Trans Papua Buka Peluang Bisnis Sewa Mobil

admin Selasa, 15 Januari 2019 00:17 WIB
Jakarta (SIB)- Pembangunan jalan Trans Papua seperti ruas Jayapura- Wamena memberikan keuntungan bagi warganya. Sebab, Trans Papua membuat biaya logistik lebih murah dibanding pengirim barang lewat udara.

Adanya Trans Papua dimanfaatkan warga untuk membuka bisnis persewaan mobil. "Sudah ada masyarakat berani beli mobil, dia pikir kemarin sewanya rata-rata Rp 20 juta satu kali jalan, dia berhitung 5 kali sebulan bisa kirim barang, dia dapat Rp 100 juta. Rata-rata Rp 20 juta satu kali kirim barang ke atas," kata Kepala Balai Pelaksanaan jalan Nasional XVIII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Osman Harianto Marbun, Minggu (13/1).

Dia mengatakan, dengan pendapatan Rp 20 juta sekali jalan, warga berharap bisa balik modal selama 4 bulan. Namun, Trans Papua ruas Jayapura-Wamena memang belum rampung seluruhnya. Dari 575 km jalan yang sudah tembus, 230 km nya masih berupa jalan dan kerikil. Beberapa titik di ruas jalan 230 km ini rawan rusak sehingga sebenarnya belum bisa dipakai.

Tapi, menimbang antusiasme masyarakat maka jalan itu dibuka seminggu sekali. "Mereka beli mobil seperti Hilux dia berhitung 4 bulan lunas, sekarang dengan nunggu 6 hari, perhitungannya jadi meleset, makanya teriak ini sekarang," ungkapnya.

"Kita belum berharap mereka harus lewat karena harus selesaikan dulu, tahun ini juga penurunan grade yang masih tinggi," sambungnya. Sebagai tambahan, Trans Papua ruas Jayapura-Wamena membuka keterisolasian 8 kabupaten yakni Kabupaten Yalimo, Jayawijaya, Membramo Tengah, Tolikara, Puncak Jaya, Puncak. (detikFinance/d)
T#gs Trans Papua Buka Peluang Bisnis Sewa Mobil
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments