Jumat, 15 Nov 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut

Kunker ke Sumut

Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut

Jumat, 23 November 2018 12:25 WIB
Sudung Situmorang
Jakarta (SIB) -Staf Ahli Jaksa Agung bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung Sudung Situmorang secara intensif terus mengawasi pelaksanaan metode Corruption Impact Assesment (CIA) terkait upaya pencegahan tindak pidana korupsi di seluruh di Indonesia.

Kali ini, Sudung Situmorang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kejati Sumut 7-9 November 2018 yang lalu dan ke Kalbar 14-16 November 2018.

"Satu minggu yang lalu saya telah melakukan kunker ke Kejati Sumut dan Kalbar untuk melakukan pemantauan pelaksanaan Pemberantasan korupsi dengan cara Coruption Impact Assesment (CIA)," kata Sudung, Rabu (21/11).

Menurutnya, kedatangannya ke Kejatisu untuk melihat sejauhmana program CIA diterapkan. Pasalnya program CIA adalah mencari akar permasalahan kasus korupsi agar tidak terulang kembali sehingga mampu menekan Tindak Pidana Korupsi terulang kembali.

Menurut pria kelahiran Samosir itu, dari hasil pemantauan, pihaknya langsung mempelajari kasus tindak pidana korupsi yang terjadi. 

Antara lain perkara tindak Pidana Korupsi pemeliharaan jalan di Kota Sibolga, terkait dalam pelaksanaan 13 kontrak peningkatan dari hotmix menjadi perkerasan beton semen, perkara realisasi anggaran alat kesehatan yang dikelola oleh RSUD Dr. Djoelham kota Binjai, perkara pemeliharaan jalan tersebar pada Dinas Bina Marga Kabupaten Sergai, perkara mark-up pengadaan buku perpustakaan di Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumen Provinsi Sumut, perkara dana desa di Kabupaten Samosir dan perkara tindak pidana dugaan korupsi dan penyalahgunaan pengelolaan dan penyaluran beras miskin (Raskin).

Menurutnya, dari hasil pengamatan perkara-perkara di pengadilan maupun yang sudah inkrah, dirinya dapat mengetahui asal muasal kasus tersebut terjadi.

"Sehingga dengan demikian gubernur, walikota, bupati tahu kenapa dan modus bagaimana para terdakwa melakukannya sehingga ke depan jangan terjadi lagi semacam itu," tandasnya.

Sudung pun mengaku langsung berkoodinasi dengan Kajatisu agar segera mengirimkan surat pemberitahuan kepada gubernur, wali kota dan bupati terkait perkembangan kasus-kasus yang sedang bergulir di pengadilan maupun yang  sudah inkrah. 

Sementara itu, saat Kunker di Kalbar, kata Sudung, Kejati setempat juga telah mengeluarkan empat surat terkait tindak pidana korupsi, antara lain menyangkut perkara penyaluran BBM bersubsidi dan perkara pengadaan jasa pengamanan kantor dan rumah jabatan DPRD Kota Pontianak.

MEMUASKAN
Sebelumnya Jaksa Agung HM Prasetyo memberi amanah kepada Sudung Situmorang terkait sosialisasi program CIA ini.

Perlu diketahui sejak ditunjuk menjadi Staf Ahli bidang Pidana Khusus, Sudung langsung bergerak cepat mensosialisasikan program Jaksa Pidsus, Jaksa Cerdas yang mengutamakan upaya pencegahan melalui CIA ke seluruh Kejaksaan di Indonesia.

Hasilnya pun terbilang memuaskan. Kejaksaan berhasil menyelamatkan aset dan keuangan negara dari ulah para koruptor.

Sejumlah kasus penguasaan lahan negara yang dikuasai pihak swasta telah kembali menjadi milik Pemda. Antara lain gedung Pancasila di Surabaya, aset Kota Waringin, Kalimantan dan yang terbaru kasus Tahura. (J02/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments