Senin, 01 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu:

Solidaritas Kunci Utama Menghadapi Krisis Virus Corona

Selasa, 24 Maret 2020 12:09 WIB
minews.id

Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu,SH

Jakarta (SIB)
Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu,SH mengemukakan, solidaritas merupakan kunci utama menghadapi krisis virus corona saat ini. Karena itu, jangan ada insubordinasi (pembangkangan) dan sabotase kebijakan, karena bisa berakibat fatal dan rakyatlah yang menjadi korban.

“Kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah segalanya, posisinya di atas jabatan yang dimiliki, dan paling penting jangan khianati amanat penderitaan rakyat”, kata Masinton Pasaribu kepada wartawan, Senin (23/3) di Jakarta, menyikapi perkembangan pandemi virus corona (Covid-19) yang terus meluas dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang positif corona.

Politisi PDI-P ini meminta agar seluruh elemen pemerintahan pusat dan daerah, dibantu TNI dan Polri bersatu membahu rakyat yang sedang kesulitan dan cemas karena virus corona.

Dalam penerapan manajemen kedaruratan (disaster manajemen) ini tidak perlu ada lagi perdebatan, berwacana, saling menunggu apalagi saling menyalahkan.

Arahan Presiden Jokowi sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan dalam menanggulangi pandemi virus corona sudah jelas dan tegas. Semua elemen pemerintahan pusat dan daerah wajib taat azas konstitusi dan perundang-undangan, serta arahan Presiden RI.

Artinya, seluruh jajaran gugus tugas penanggulangan corona yang dibentuk Presiden wajib melakukan aksi nyata dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan APD (alat perlindungan diri) khususnya kepada tim medis sebagai garda terdepan melawan virus corona, serta mempersiapkan peralatan lainnya yang siap didistribusikan kepada masyarakat yang rentan terkena virus corona.

Seluruh kepala daerah wajib menggerakkan seluruh instrumen pemerintahan daerah , mulai dinas-dinas hingga jajaran pemerintahan desa dan kelurahan dengan menghadirkan peran negara di tengah masyarakat yang sedang cemas dan prihatin.

Masinton mengatakan, DKI Jakarta sebagai epicentrum corona terbesar di Indonesia selayaknya bergerak cepat.
Warga Jakarta belum merasakan hadirnya peran negara di wilayah lingkungan mereka, khususnya di daerah pemukiman padat dan rentan virus corona.

“Gerakkan seluruh aparatur pelayanan masyarakat di kecamatan, kelurahan hingga RW dan RT seluruh Jakarta, khususnya pelayanan kesehatan,” pinta Masinton. (J01/c)

T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments