Kamis, 12 Des 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Presiden SBY Tolak Gelar Jenderal Besar yang Ditawarkan Panglima TNI

Presiden SBY Tolak Gelar Jenderal Besar yang Ditawarkan Panglima TNI

Jumat, 10 Januari 2014 09:20 WIB
SIB/Antara
RAPIM TNI DAN POLRI : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) foto bersama Panglima TNI Moeldoko (ketyiga kanan), Kapolri Jenderal Polisi Sutarman (Kedua kanan), Menko KEsra Agung Laksono (kiri) dan sejumlah perwira tinggi seusai memberikan pengarahan
Jakarta (SIB)- Panglima TNI Jenderal Moeldoko hendak memberikan gelar Jenderal Besar kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden SBY dinilai telah membangun dan membawa semangat reformasi di tubuh TNI.

"Semangat yang kuat dari Bapak SBY untuk membangun TNI yang handal, kami TNI, tidak salah kiranya kalau Jenderal Purnawirawan Preisden SBY mendapatkan anugerah Jenderal Besar. Saya kira sangat tepat kita diberikan kepada presiden," kata Jenderal Moeldoko dalam Rapim TNI-Polri di Gedung PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta, Kamis (9/1).

Secara terpisah, Mensesneg Sudi Silalahi menyampaikan keterangan pers mengenai rencana pemberian gelar Jenderal Besar tersebut. Sudi menyampaikan bahwa Presiden SBY menolak pemberian gelar tersebut.

"Presiden menyampaikan terimakasih atas apresiasi dan segala macam yang dibeberkan panglima TNI tentang berbagai hal yang telah dilakukan presiden, utamanya dalam meningkatkan kekuatan pertahanan, meningkatkan modernisasi alutsista TNI dan hal-hal kebijakan lain yang untuk memajukan TNI. Presiden mengatakan bahwa itu memang yang seharusnya dilakukan presiden dan juga tugas dan kewajiban dari beliau," kata Sudi di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Sudi mengatakan Presiden SBY ikhlas melakukan itu semua untuk TNI tanpa mengharapkan gelar atau penghargaan. SBY, lanjut Sudi, berharap ke depan TNI lebih siap menjaga keutuhan NKRI.

'Itu respon presiden tentang apa yang disampaikan Panglima TNI tadi,' imbuhnya.

Ketika ditegaskan apakah Presiden menolak pemberian gelar tersebut, Sudi membenarkan hal itu.'Ya terus terang Beliau menolak dalam hal ini,' tegasnya. (detikcom)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments