Sabtu, 17 Agu 2019

Petani Jahe Baduy Panen Dapat Pendapatan Hingga Rp 60 Juta

admin Sabtu, 12 Januari 2019 14:31 WIB

Baduy (SIB)- Petani jahe dari Baduy, Kabupaten Lebak, Banten mampu memperoleh pendapatan dari hasil panennya hingga Rp 60 juta. Hal itu seiring peningkatan harga komoditas pertanian tersebut.

Sejumlah petani Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten Jumat mengakui, mampu meraup keuntungan hasil panen komoditas jahe merah dengan harga Rp 30.000/Kg dari semula Rp 20.000/Kg. "Kami beruntung panen tahun ini harga jahe merah relatif bagus," kata Santa, petani Baduy saat ditemui di Rangkasbitung, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (11/1).

Panen jahe merah cukup menguntungkan dibandingkan panen sebelumnya, karena ditampung tengkulak di Rangkasbitung Rp 30 ribu/Kg. Ia menjual jahe merah sebanyak dua ton dengan menghasilkan pendapatan ekonomi sebesar Rp 60 juta.

Naiknya harga jahe merah itu, karena permintaan pasar cenderung meningkat. Kebanyakan jahe merah tersebut dipasok ke Tangerang dan Jakarta. "Kami merasa terbantu ekonomi keluarga dengan panen jahe itu," ujar Santa. Begitu juga Sarmid, seorang petani Baduy mengatakan saat ini produksi jahe merah cukup melimpah karena memasuki musim panen.

Petani Badui mengembangkan komoditas jahe di ladangladang, karena sudah menjadikan tradisi adat. "Kami panen jahe merah itu menguntungkan, karena harga di penampung antara Rp30.000 sampai Rp 35.000/Kg," ujarnya.

Ia mengatakan, dirinya menjual jahe merah sebanyak satu ton dan bisa membawa uang sebesar Rp 30 juta. Produksi jahe merah Badui masuk kategori terbaik, sehingga banyak perusahaan-perusahaan yang bergerak bidang produk minuman dan makanan serta obat-obatan menampungnya. "Kami panen jahe merah diperkirakan sekitar enam ton dan sisanya dipanen Februari mendatang," katanya. (detikcom/d)

T#gs Petani Jahe Baduy Panen Dapat Pendapatan Hingga Rp 60 Juta
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments