Senin, 22 Jul 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Pangdam I/BB Buka Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-Timor Leste di Yonif 132/BS Kampar

Pangdam I/BB Buka Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-Timor Leste di Yonif 132/BS Kampar

admin Selasa, 18 Juni 2019 20:28 WIB
SIB/Herry Surbakti
LATIHAN : Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah (kanan) didampingi Danrem 031/WB Pekanbaru Brigjen TNI M Fadjar (kiri) memberi keterangan kepada pers usai upacara pembukaan latihan pratugas Satgas pengamanan daerah perbatasan negara, Senin (17/6), di Mako Yonif 132/BS Bangkinang Kabupaten Kampar Riau.
Pekanbaru (SIB) -Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah membuka latihan pratugas Satgas Pengamanan Perbatasan (pamtas) RI-Timor Leste oleh Yonif 132/Bima Sakti Tahun Anggaran 2019, Senin (17/6) dalam suatu upacara di Mako Yonif 132/BS di Bangkinang Kabupaten Kampar Riau.

Personel Yonif 132/BS rencananya berangkat ke daerah operasi pada Juli nanti dan bertugas selama sembilan bulan. Pembukaan latihan kemarin ditandai dengan penyematan tanda latihan kepada perwakilan personel dan pemeriksaan pasukan.

Pangdam dalam amanatnya mengatakan, latihan pratugas tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan setiap prajurit Yonif 132/BS dan sekaligus sebagai sarana untuk membekali pengetahuan dan keterampilan, khususnya bagi prajurit yang belum pernah melaksanakan tugas operasi di daerah Timor Leste. Ia meyakini, dengan dilandasi semangat dan disiplin serta kesungguhan melaksanakan latihan, maka para prajurit akan mampu melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-Timor Leste pada waktunya nanti.

Tugas TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, lanjut Pangdam, semakin kompleks dan tidak ringan. Karena itu ia berharap latihan tersebut dapat memberikan pembekalan yang cukup bagi seluruh prajurit yang akan melaksanakan tugas di Belu, perbatasan Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste. Latihan pratugas nantinya akan meliputi kemampuan taktik dan teknik bertempur, pembinaan teritorial, intelijen, dan hukum, yang semuanya sesuai dengan standar operasi prosedur. Untuk itu keempat kemampuan tersebut harus terintegrasi dengan baik secara perorangan maupun satuan, sehingga pamtas RI-Timor Leste oleh Yonif 132/BS berangkat ke daerah operasi dengan kepala tegak, percaya diri, dan tidak ada keraguan dalam berpikir dan bertindak.

"Harus disadari bahwa tugas yang akan diemban itu tidak ringan. Namun harus ditanamkan oleh setiap prajurit bahwa tugas adalah kehormatan. Tugas mulia. Maka jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan oleh bangsa dan negara yang nantinya akan kalian hadapi," katanya.

Upacara diikuti para perwira, bintara, tamtama, pelatih, tim pendukung, serta seluruh jajaran anggota Yonif 132/BS. Turut hadir, para asisten Kasdam, Danrem 031/Wira Bima Pekanbaru Brigjen TNI M Fadjar bersama para perwira utama Korem, para komandan satuan di jajaran Korem 031/WB, Forkompinda Kampar, dan undangan lainnya. Bertindak sebagai komandan upacara ialah Mayor Inf Wisyudha Tama (Danyonif 132/BS).

Kepada pers usai upacara, Pangdam mengatakan, satgas pamtas RI-Timor Leste oleh Yonif 132/BS itu berjumlah 400 orang. Personel inti dari Yonif 132/BS dan ada beberapa dari satuan lain yang spesifik untuk melengkapi kemampuan dalam penugasan.

Latihan berlangsung selama 12 hari kerja. "Sebelumnya kita sudah memberangkatkan personel yang ke Papua, juga personel yang ke Maluku. Karena ini adalah tugas kehormatan dan menjadi tugas bagi prajurit, tentunya harus disiapkan dengan baik. Sebelum ini juga sudah dilakuan pembekalan-pembekalan. Saya sadari juga penyiapan pasukan ini keberhasilannya tidak hanya yang bertugas di daerah operasi, tapi juga yang di 'home base', agar bisa menjalani keseharian dengan tenang, dengan baik, bersosialisasi dengan lingkungan," ujarnya.

Sebelumnya, di tempat yang sama Pangdam melaksanakan olahraga bersama seluruh prajurit dan Persit dan disusul dengan penyampaian pengarahan. (M26/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments