Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Panda Nababan: Megawati Beri Kesempatan Kaum Muda Jadi Presiden 2014-2019

Panda Nababan: Megawati Beri Kesempatan Kaum Muda Jadi Presiden 2014-2019

Jumat, 10 Januari 2014 13:39 WIB
Net
Panda Nababan
Jakarta (SIB) - Politikus senior PDIP, Panda Nababan mengungkapkan ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri tidak bakal maju untuk mencalonkan dirinya sebagai capres 2014-2019. Alasannya, Megawati memberikan kesempatan kepada kaum muda untuk maju sebagai calon pemimpin Bangsa Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Panda Nababan kepada wartawan sebelum menghadiri upacara hari Ulang tahun PDIP yang ke 41 tahun di Kantor DPP PDI Perjuangan Jl. Lenteng Agung 99 Jakarta Selatan, Jumat (10/01)

"Saya belum pernah mendengar dari ring satu. Dari Cahyo kumolo, Hasto. TB Hasanudin bilang juga Mbak Mega tidak akan maju. Tapi dia mengajukan kader-kader muda, ada Jokowi, Ganjar, Risma. Dari pembicaraan saya langsung, Mbak mega tidak akan maju, alasan dia sangat sederhana, Panda kamu pikir saya tidak tahu malu, saya sudah sering kalah, 2014 saya sudah nenek," kata Panda Nababan kepada wartawan, Jumat (10/01)

Panda juga menegaskan dengan adanya keterangan dari Megawati, tersebut, dirinya menyakini tidak ada perpecahan dalam kepenggurusan di internal PDIP.

"Nggak ada. Setelah mengetahui mbak mega nggak maju, mbak mega menentukan siapa yang maju. Secara etik apa pernah mendengar menunjuk dirinya sendiri. Wacana mengajukan jadi capres, berarti dia tidak mengetahui," jelas Panda.

Selain itu, Panda yang pernah dihukum penjara terkait kasus cek pelayat dalam kasus pemilihan gubenur Bank Indonesia, Miranda Goeltom, mengungkapkan kalau ketua PDIP, mengusulkan agar kaum muda yang maju dari partainya. "Jadi wacana mengusung Ibu Mega menjadi capres dari PDIP itu mengadu domba,"pungkasnya.

Hadir dalam upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-41 Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang diadakan di Kantor DPP PDI Perjuangan Jalan Lenteng Agung 99 Jakarta Selatan, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dan petinggi PDIP lainnya, seperti TB Hasanudin, Trimedya Panjaitan, Kumalo Jahyo, Rieke Pitaloka, Puan Maharani dan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia. (BAS)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments