Jumat, 17 Jan 2020

Pakar : Jokowi Lebih Baik Selesaikan Masalah Jakarta

Senin, 10 Maret 2014 11:05 WIB
Joko Widodo
Jakarta (SIB)- Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menyatakan Joko Widodo atau Jokowi lebih baik menyelesaikan permasalahan Jakarta daripada mencalonkan diri menjadi presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"Jokowi punya hak sebagai warga negara, namun warga Jakarta juga berhak menuntut Jokowi untuk menyelesaikan janjinya," kata Hendri saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Saat kampanye menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta, kata Hendri, Jokowi berjanji akan menyelesaikan tugas hingga akhir jabatan.

Hendri menuturkan keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menunda penetapan capres Jokowi cukup tepat.

"Megawati pernah memimpin negara sehingga tahu betul syarat sebagai presiden," ujar Hendri.

Hendri memperkirakan Megawati mempertimbangkan efek baik dan buruknya pencapresan Jokowi karena jika salah melangkah akan berdampak terhadap partai bahkan bangsa Indonesia.

Sementara tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Ramadhan Isa menambahkan kepemimpinan Jokowi sebagai Gubernur DKI akan lebih membawa dampak perubahan positif.

"Jika Jokowi meninggalkan jabatan Gubernur maka masyarakat Jakarta akan kecewa," ujarnya.

Ramadhan mengemukakan pasangan Jokowi - Ahok dalam memimpin Jakarta mulai memberikan perubahan meskipun masih butuh waktu untuk mengatasi permasalahan lainnya.

Direktur Leuser Institut M Ali Yushi Sahri mengungkapkan Jokowi harus membuktikan dalam memimpin dan mengatasi persoalan di Jakarta.

Pasalnya, keberhasilan mengatasi persoalan di Jakarta membuktikan kepemimpinannya memimpin wilayah yang lebih luas dan penduduknya lebih banyak.

Leuser Institut mencatat pekerjaan yang belum diselesaikan Jokowi, yakni transportasi publik, mengatasi kepadatan lalu lintas, banjir, pemukiman liar dan transparansi anggaran. (Ant/f)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


T#gs Jokowi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments