Selasa, 22 Sep 2020
  • Home
  • Dalam Negeri
  • PGN Implementasikan Kepmen ESDM 89.K/2020 ke 173 Pelanggan di wilayah Medan, JBB dan JBT

PGN Implementasikan Kepmen ESDM 89.K/2020 ke 173 Pelanggan di wilayah Medan, JBB dan JBT

Kamis, 10 September 2020 19:34 WIB
Internet

PT PGN Tbk

Jakarta (SIB)
Direktur Komersial PT PGN Tbk, Faris Aziz menyebutkan, per Agustus 2020 pihaknya telah mengimplementasikan Kepmen ESDM 89.K/2020 secara proporsional ke 173 dari 189 pelanggan di wilayah Medan, Dumai, Batam, Jawa Bagian Barat (JBB), dan Jawa Bagian Timur (JBT).

"Realisasi alokasi gas yang disalurkan pada industri tersebut kurang lebih sebesar 270 BBTUD dari 380 BBTUD”, ungkap Faris Rabu (9/9).

Disebutnya, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) dan perannya sebagai subholding gas, terus berupaya menyelesaikan realisasi harga gas 6 dolar AS/MMBTU sesuai dengan Kepmen ESDM 89.K/2020 kepada seluruh pelanggan yang termasuk dalam 7 sektor industri tertentu.

Faris mengungkapkan, implementasi harga gas 6 dolar AS/MMBTU telah menunjukkan dampak positif pada sektor industri penerima manfaat. Saat ini, hampir semua pelanggan sektor industri pada Semester II 2020 mulai rebound setelah adanya relaksasi dari pemerintah untuk menggerakkan roda ekonomi.

Sektor industri yang menunjukkan pertumbuhan realisasi semester I tahun 2020 dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun 2019 yakni sektor industri kaca, oleokimia, dan sarung tangan karet. Bahkan di bulan Agustus 2020 industri keramik dan kaca memperlihatkan pertumbuhan penyerapan volume gas yang cukup signifikan” jelas Faris.

Dari volume proporsional yang telah disalurkan, meliputi industri baja sebanyak 9,2 %, kaca sebanyak 15,4 %, keramik sebanyak 25,4 %, oleokimia sebanyak 9,8 %, petrokimia sebanyak 20,8 %, pupuk sebanyak 18,9 % dan sarung tangan karet sebanyak 0,5 %.

Dan sisa pelanggan yang belum mendapatkan implementasi Kepmen ESDM 89.K/2020, seiring dengan proses penyelesaian LOA dengan produsen hulu/KKKS yang masih berjalan, PGN akan segera melaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,ungkapnya.

Karena itu, katanya, perlu diperhatikan bahwa implementasi harga gas 6 dolar AS/MMBTU kepada pelanggan hilir sesuai daftar di Kepmen ESDM 89.K/2020 dilaksanakan setelah penyelesaian penandatanganan seluruh LoA dengan produsen hulu/KKKS. LoA dengan pemasok di hulu yang sedang dalam tahap penyelesaian yakni dengan Triangle Pase Inc (TPI) akan digunakan untuk pemenuhan pasokan gas di wilayah Medan dengan volume ± 2 BBTUD.

“Pada prinsipnya, PGN akan langsung menyalurkan gas dengan harga tertentu kepada pelanggan yang telah sesuai dengan lampiran Kepmen ESDM 89.K/2020 dan telah tersedia alokasi pasokannya sesuai dengan LoA yang sudah berlaku efektif.

“PGN bersama stakeholder, baik regulator dan produsen hulu/KKKS berkomitmen penuh terhadap kebijakan penetapan harga gas industri tertentu sebesar 6 dolar AS/MMBTU untuk memberikan stimulus dalam produktivitas dan upaya pemulihan ekonomi setelah sempat menurun akibat pandemic Covid-19,” ujarnya.

Ia berharap, melalui Kepmen ESDM 89.K/2020 dan mulai pulihnya kondisi setelah masa transisi pembatasan karena pandemic Covid-19, industri sektor tertentu juga dapat meningkatkan konsumsi gas. (M2/Rel/c)

T#gs ImplementasikanKepmen ESDM 89.K/2020PT PGN TbkPelanggan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments