Minggu, 21 Jul 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Menteri LHK: Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat buat Bayi dan Manula

Menteri LHK: Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat buat Bayi dan Manula

admin Jumat, 12 Juli 2019 17:40 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar
Jakarta (SIB) -Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan kualitas udara di Jakarta masih dalam tahap sedang. Meski kualitas udara sedang, udara di Jakarta tak sehat untuk kategori bayi dan warga lanjut usia.

"Jika dibandingkan dengan Standar WHO pada angka 25 g/Nm3, maka kualitas udara Jakarta masuk kategori sedang," kata Siti
dalam keterangan tertulis, Kamis (11/7).

"Bilamana menggunakan data gabungan AQMS KLHK dan pemerintah DKI Jakarta, maka kualitas udara Jakarta berada pada konsentrasi 39,04 g/Nm3 atau pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif, dalam hal ini bayi dan manula," jelas Siti.

Siti menjelaskan, pada data 2015 dan 2016, yang masih menggunakan pengukuran manual melalui Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP). Udara secara keseluruhan di Jakarta masih sehat.

"Jika dilihat per parameter dan per wilayah administrasi, maka udara kota Jakarta tidak dapat dikatakan makin membaik atau makin menurun, melainkan relatif konstan," kata Siti.

Siti mengatakan, untuk mengurangi tingkat polusi itu, Kementerian LHK telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya adalah membantu masyarakat beralih menggunakan transportasi umum hingga pengetatan baku mutu emisi.

"Untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor, telah dilakukan upaya-upaya peralihan penggunaan bahan bakar bersih secara bertahap, (yakni) pengalihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke jenis angkutan umum massal, kebijakan pengetatan baku mutu emisi dan pengembangan serta penambahan ruang terbuka hijau," ucap Siti. (detikcom/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments