Jumat, 17 Jan 2020
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Megawati Didesak Umumkan Pencapresan Jokowi Paling Lambat 20 Maret

Seknas Jokowi Wilayah Sumut Dibentuk

Megawati Didesak Umumkan Pencapresan Jokowi Paling Lambat 20 Maret

Senin, 10 Maret 2014 12:36 WIB
SIB/Rido Adeward Sitompul
DEKLARASI : Deklarasi Seknas Jokowi Wilayah Sumut diadakan di Hotel Madani, Minggu (9/3).
Medan (SIB)- Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi mendesak Ketua  Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar segera mengumumkan pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden  (capres) dari partai tersebut, paling lambat   20 Maret 2014.

Desakan tersebut disampaikan Sekjen Seknas Jokowi Dono Prasetyo disela-sela deklarasi dan pelantikan pengurus Seknas Jokowi Wilayah Sumatera Utara, Minggu (9/3/2014).

"Kita mendesak agar Ketua Umum PDI Perjuangan segera mengumumkan pencapresan Jokowi, paling lama 20 Maret. Sebab, kampanye pemilu dimulai   16 Maret dan pemilihan legislatif tanggal 9 April. Sehingga, kami meminta 20 Maret Megawati sudah mengumumkannya," jelasnya.

Dono mengatakan, kalangan akar rumput saat ini sudah sangat mengharapkan agar Jokowi dapat maju dalam pilpres 2014.

Masyarakat, jelasnya, melihat hanya sosok Jokowi yang dipandang layak untuk memimpin Indonesia saat ini. Jokowi dipandang memiliki kemampuan dan kedekatan dengan rakyat, sehingga layak untuk menjadi presiden.

 Dono Prasetyo mengingatkan, apabila pengumuman pencapresan Jokowi dilakukan setelah Pileg, maka perolehan suara PDI-Perjuangan tidak optimal. "Kalau sekitar 20% saja mungkin bisa tercapai. Namun jika pencapresan Jokowi segera diumumkan, maka perolehan suara PDI-Perjuangan minimal diangka 30%-35%," jelasnya.

Disamping itu, majunya Jokowi dalam Pilpres juga akan meminimalisir angka golput atau warga yang tidak ikut memilih. "Sosok Jokowi dianggap sebagai figur yang jujur, bersih, dekat dengan rakyat dan memiliki kemampuan dalam memimpin. Ini sesuai dengan kehendak rakyat. Majunya Jokowi, saya yakin, akan menurunkan angka golput secara signifikan," tuturnya.

Dono mengatakan, Seknas Jokowi bertugas untuk mensosialisasikan sosok Jokowi kepada masyarakat dan saat ini telah ada di hampir seluruh propinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Khusus Seknas Jokowi wilayah Sumut saat ini telah resmi terbentuk. Jajaran Penasehat diisi oleh Profesor Dr Hasnudi Miraza, Dr Ir Syamsuddin Lubis MM, Kholis, Hj Reno Yanti, Nian Poloan dan Bambang Soed.

Sedangkan jabatan Ketua diisi oleh Jumeldi Gunawan, Panca Sarjana Putra sebagai Sekretaris Umum dan Joko Hendro sebagai Bendahara. Disamping itu, Seknas Jokowi juga diisi oleh orang-orang dengan latar belakang yang beragam, mulai dari kalangan akademisi, pengusaha, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sebagainya.

Hasnudi Miraza dalam sambutannya mengharapkan agar seluruh jajaran Seknas Jokowi dapat menjaga kekompakan dan kebersamaan untuk mendukung pencapresan Jokowi. Jumeldi Gunawan dalam sambutannya mengharapkan seluruh pengurus dapat menjalankan amanat dan tugas yang ada dengan sebaik-baiknya.(A22/w)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments