Jumat, 20 Sep 2019

Ketua MPR-Kapolri Lantik 6.000 Satgas Anti Narkoba

Kamis, 19 Mei 2016 14:04 WIB
SIB/ANT/Tommy Saputra
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (tengah) bersama Ketua MPR Zulfikli Hasan (kedua kanan) dan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri (kedua kiri) menghadiri peresmian dan pelantikan 10 ribu Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Lampung di Gedung Serba Guna
Jakarta (SIB)- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti kemarin melantik 6.000 lebih satgas narkoba di Lampung. Ini adalah bentuk perlawanan terhadap peredaran narkoba yang semakin merajalela.

"Saya siang tadi bersama Kapolri melantik lebih dari 6.000 satgas anti narkoba di Lampung. Ini harus menjadi model untuk provinsi lain," kata Zulkifli kepada wartawan, Rabu (18/5).

Zulkifli menilai setiap daerah nantinya harus punya satgas antinarkoba. Karena peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dan menimbulkan kejahatan.
"Karena kita sudah darurat narkoba, juga miras, yang anak kandungnya juga melahirkan tindakan kekerasan seksual, pemerkosaan, bahkan kematian," kata Zulkifli

"Jadi kami berharap satgas anti narkoba di Lampung ini dicontoh di provinsi lainnya untuk membebaskan negara dari darurat narkoba," tegasnya.
Ketum PAN ini kemudian bicara soal kecaman hukuman mati para bandar narkoba karena diangap melanggar HAM. Menurut dia, bangsa Indonesia mempunyai dasar kuat tentang hal tersebut dan tidak perlu dikte dari orang bangsa lain.

"Memang orang-orang Eropa mengecam hukuman mati karena melanggar HAM. Saya bilang jangan diajari Indonesia tentang HAM. Islam mengatakan, jangan kan orang, memberi minum hewan kehausan itu pahala, dan menebang pohon tak bersalah itu dosa," jawab Zul.

"Setuju nggak setuju. Kami tetap mendukung Jaksa Agung untuk menghukum mati pengedarnya," pungkasnya. (detikcom/y)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments