Selasa, 22 Sep 2020

Dukung Siswa STIN

Ketua MPR: Intelijen Jadi Mata dan Telinga Negara

Senin, 14 September 2020 21:44 WIB
Foto Dok/Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo 

Jakarta (SIB)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengaku bangga dan mendukung prestasi para taruna-taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) seperti yang dipertunjukkan pada acara Inaugurasi Peningkatan Statuta Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Peresmian Patung Bung Karno di STIN, Sentul, Bogor, beberapa waktu lalu.

"Intelijen yang mumpuni, selain menjadi mata dan telinga negara serta mahir dalam menganalisis, juga harus terampil melakukan penyusupan, penyamaran, propaganda, agitasi, provokasi, menggelar operasi rahasia dan mampu melakukan pertempuran baik perorangan sebagai pertahanan diri maupun sebagai tim atau kelompok untuk melumpuhkan musuh di medan yang rumit dan sulit," ungkap Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (13/9).

Ia menilai demo ketangkasan yang ditunjukkan para taruna-taruni STIN saat itu sangat membanggakan. Menurutnya, hal itu menunjukkan SDM intelijen Indonesia tidak kalah dengan kehebatan 10 intelijen terbaik dunia seperti CIA (Amerika) M16 (Inggris), GRU (Rusia), DGSE (Prancis), ISI (Pakistan), BND (Jerman), Mossad (Israel), R&AW (India), ASIS (Australia), CSIS (Kanada) dan badan intelijen dunia lainnya.

Keterampilan bela diri, menjinakkan bom, membebaskan sandera, keahlian cyber dan bertempur merupakan hal yang harus dikuasai seorang intelijen dalam pekerjaannya menjaga keamanan bangsa dan negara. Termasuk keterampilan dalam melumpuhkan musuh dan interogasi. Bahkan CIA kerap melakukan berbagai eksperimen kontrol-pikiran untuk mengeksplorasi memori otak, pura-pura berkepribadian ganda (banci), pura-pura gila atau membuat pengakuan palsu.

"Harusnya kita bangga pada taruna-taruni STIN yang dilatih keterampilan khusus, soft skill, sehingga tangguh dan profesional dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, menjaga keamanan negara, menjaga NKRI," pungkasnya. (detikcom/f)
T#gs Bambang SoesatyoIntelijenKetua MPRSekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments