Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Kemenhub Lepas 10 Ribu dari 247 Ribu Peserta Mudik Gratis di Monas

Bareng Kapolri-Panglima TNI, Puan Tinjau Arus Mudik Lebaran 2018

Kemenhub Lepas 10 Ribu dari 247 Ribu Peserta Mudik Gratis di Monas

Senin, 11 Juni 2018 17:10 WIB
Jakarta (SIB)- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran tahun 2018 di 3 titik. Apa hasilnya?

Puan meninjau 3 titik di 3 provinsi, yaitu: pos polisi Cikopo (Jabar), pos pelayanan Gerbang Tol Kertasari (Jateng), dan Pos Pelayanan Rest Area KM 575 Ngale (Jatim).

"Syukur Alhamdulillah kita semua sudah sampai di sini dalam rangka melihat langsung arus jalur mudik masyarakat yang akan pulang ke kampung masing-masing, khususnya yang dari Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ujar Puan mengawali keterangan pers di sekitar Gerbang Tol Cikopo, Minggu (10/6).

Dalam perjalanan, Menko PMK mengakui masih terlihat kepadatan jalur mudik dari Jakarta menuju Bekasi, dan dari Bekasi hingga ke gerbang Cikarang Utama. Puan meminta petugas sigap.

"Pemerintah sudah memberikan libur Lebaran dan cuti bersama panjang, salah satunya adalah untuk mengantipasi arus mudik. Kami berharap masyarakat yang akan pulang mudik itu bisa lancar, keselamatannya terjaga, guyub, tertib, dan bahagia," ujarnya.

Peninjauan jalur mudik di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dilakukan untuk memastikan agar masyarakat mudik dalam keadaan aman dan nyaman. Peninjauan difokuskan pada kesiapan aparat keamanan, kelancaran lalu lintas, pelayanan kesehatan, dan pelayanan lainnya.

Puan mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan pos pelayanan yang disiapkan pemerintah apabila membutuhkan bantuan dan berhenti sejenak untuk beristirahat saat perjalanan mudiknya. Puan juga meminta Menteri Perhubungan, Menteri PUPR dan Jasa Marga untuk memastikan kecukupan rest area. Pos kesehatan juga disiapsiagakan oleh Kementerian Kesehatan untuk mengantisipasi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. 

Usai bertolak dari Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan Menko PMK meninjau jalur mudik di Cikopo. Tampak dalam rombongan Menko PMK, antara lain Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, MenPUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.

Kemenhub Berangkatkan 10 Ribu Peserta
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelenggarakan program mudik bareng bertajuk 'Mudik Bareng, Guyub Rukun! Mudik Bahagia'. Sebanyak 10.022 peserta mudik diberangkatkan pada pemberangkatan hari kedua.

"Hari ini kita menyelenggarakan salah satu tahapan dengan jumlah peserta 10.022 orang dengan menggunakan 218 bus," kata Sekjen Dirjen Perhubungan Darat Hindro Surahman saat memaparkan kuota peserta mudik bareng di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (10/6).

Hindro menuturkan, pelepasan peserta mudik dilakukan selama lima hari yang berlangsung sejak tanggal 9 hingga 13 Juni 2018. Ia memaparkan, kemarin juga dilaksanakan pelepasan mudik gratis di Pemkab Tangerang.

"Pelepasan ada lima tahap, tanggal 9 sampai 13 (Juni) di kantor Pemkab Tangerang 10 Juni, terminal Jati Jajar, Depok 11 Juni, dan di kantor Pemkab Bekasi (tanggal) 12 Juni," sebutnya.

Pada program tersebut, Hindro mengatakan, disediakan 1130 bus dan 70 truk untuk mengangkut penumpang dan sepedamotor. Sejumlah kendaraan tersebut, dikatakan oleh Hindro, mampu mengangkut 48.905 penumpang dan 3.000 sepedamotor.

"Kuota sebanyak 1130 bus, truk 70 untuk mengangkut motor dengan jumlah penumpang yang diangkut sebesar 48.905 dengan tujuan 32 kota. 3.000 sepedamotor dengan tujuan Jakarta-Lampung, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Semarang," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono menyampaikan, program mudik bareng tersebut mengalami peningkatan peserta hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Total peserta mudik gratis tahun ini sebanyak 247 ribu peserta.

"Mudik kali ini mengalami peningkatan luar biasa dari 2017. Hampir 50 persen dari 166 ribu yang selenggarakan tahun lalu. Sekarang 247 ribu (peserta)," kata Djoko di kesempatan yang sama.

114 Ribu Pulang Kampung ke Sumatera via Merak
Memasuki H-5 Lebaran, jumlah pemudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, semakin meningkat. Hingga Minggu (10/9) pukul 08.00 WIB, 114.424 penumpang mudik ke berbagai wilayah Sumatera.

Jumlah tersebut berdasarkan data yang dirilis PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, pada Sabtu (9/6) hingga Minggu (10/6) pukul 08.00-08.00 WIB. Dari 114.424 orang yang menyeberang, tercatat penumpang dalam kendaraan mendominasi yakni sebanyak 97.344 orang.

Sementara, jumlah pejalan kaki mencapai 17.080 orang. Raturan ribu penumpang itu diangkut menggunakan 71 kapal Ro-Ro dengan 131 trip kapal. Sehak dimulainya arus mudik, jumlah ini merupakan terbanyak sejak H-7 Lebaran.

Tak hanya penumpang pejalan kaki maupun dalam kendaraan yang mengalami peningkatan. Volume kendaraan baik roda dua maupun empat juga naik. Jumlah sepedamotor yang diseberangkan ke Sumatera mencapai 8.636 unit.

Sedangkan, untuk kendaraan roda empat sebanyak 13.079 unit atau naik 208,9% dibanding arus mudik 2017 lalu di hari yang sama. Jumlah bus mencapai 557 unit dan truk sebanyak 1.664 unit.

Peningkatan jumlah kendaraan untuk hingga H-5 kali ini mencapai 23.939 unit. Peningkatan jumlah kendaraan itu terpantau pada Sabtu (9/6) malam hingga Minggu (10/6) dini hari. Kepadatan terjadi di tiap-tiap dermaga Pelabuhan Merak.

Pihak ASDP sebelumnya sudah memprediksi bahwa H-6 kemarin akan terjadi lonjakan hingga H-5 dini hari. Namun, puncak arus mudik masih diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran. 

Dalam 3 Hari, 25 Ribu Orang Mudik 
Stasiun Senen dipadati pemudik sejak pada 8 Juni. Kemarin ada 25.154 pemudik Jakarta yang berangkat dari Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Data di kami terpantau hingga saat ini 25.154 penumpang hari ini berangkat dengan KA dari Stasiun Pasar Senen," ucap Kepala Stasiun Senen, Rokhmad Makin Zainul, di lokasi, Minggu (10/6).

Rokhmad mengatakan jumlah kereta untuk reguler ada 26 keberangkatan. Kemarin, jumlah tersebut ditambah dengan 8 keberangkatan.
"Jumlah kereta untuk yang reguler itu 26 keberangkatan kemudian ada 8 KA tambahan hari ini," ucapnya.

Menurut Rokhmad, hingga tanggal 13 Juni jumlah pemudik di Stasiun Senen masih terus tinggi. Dia juga mengerahkan seluruh petugas untuk mengawal para pemudik di Stasiun Senen.

"Kalau dikatakan puncak mulai tanggal 8, tanggal 9 dan sampai dengan tanggal 13 Juni itu meningkat," tutur Rokhmad.

"Jadi imbauan kami supaya apa untuk mengurangi apa penumpukan di sini mungkin penumpang yang akan berangkat itu kedatangannya di stasiun mohon disesuaikan dengan jadwal keberangkatan KA jadi agar tidak terlalu awal namun demikian juga tidak terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan KA yang digunakan," imbuh Rokhmad.

15 Kapal Tol Laut Digunakan 
Lima belas kapal tol laut digunakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mudik gratis dari Jakarta ke Semarang. Selain itu, Kemenhub juga mengerahkan 1 kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro).

"Kapal yang digunakan ada 16 unit. 1 unit Roro dan 15 Tol Laut yang baru, yang telah selesai di galangan digunakan untuk mudik gratis," ucap Direktur Perkapalan dan Kepelautan (Dirkapel) Candra Irawan saat sambutan acara pemberangkatan Mudik Gratis di Tanjung Priok, Minggu (10/6). 

Kapal untuk mengangkut motor dengan penumpang dibuat terpisah. Hal ini berbeda dengan kapal ferry yang biasa digunakan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan dalam satu kapal. 

Pemudik disediakan bus Metro Mini menuju kapal Tol Laut yang akan mengangkut mereka. Setelah itu, mereka antre untuk masuk ke kapal. 
Di dalam kapal, terdapat deretan kasur dua tingkat untuk pemudik. Ada juga matras yang diletakkan di atas lantai. Para pemudik terlihat tidur dan duduk di atas kasur dan matras.

"Enak dapat mudik gratis. Ini baru nyoba tahun ini," ucap Joko saat ditemui di dalam kapal. 

Para pemudik ini akan mendapat makan gratis selama dalam perjalanan. "Selain itu, mereka pun ada asuransinya," ucap Humas Pelni, Ahmad Sujadi.  (detikcom/f)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments