Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Kebakaran TPSA Cilegon Seminggu Belum Padam, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran TPSA Cilegon Seminggu Belum Padam, Ratusan Warga Mengungsi

admin Sabtu, 10 Agustus 2019 14:07 WIB
Liputan6/Yandhi Deslatama
ASAP TEBAL: Asap tebal menyelimuti Kota Cilegon akibat kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung. Akibat peristiwa itu, sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) sempat mengungsi.
Cilegon (SIB) -Kebakaran di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bagendung, Cilegon sudah seminggu tak juga padam. Ratusan warga terpaksa mengungsi.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (3/8) membuat petugas kualahan memadamkan api. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran sampah menjalar ke permukiman warga. Untuk menghindari jatuhnya korban, pemerintah daerah terpaksa mengungsikan warga sekitar.

"Kalau bicara kena ISPA mah pasti ada tetapi alhamdulillahnya Puskesmas, PMI cepat tangep karena stand by, jadi pengobatan dari Dinkes, Puskesmas, PMI alhamdulillah, dokternya juga 24 jam," kata Lurah Bagendung Saifiudin, Jumat (9/8).

Warga Bagendung memang sudah tak betah mengungsi, pihaknya meminta kepada pemerintah khususnya dinas terkait agar segera memadamkan api. Hal tersebut mengingat bahaya yang ditimbulkan dari asap pembakaran sampah.

Saifudin mengungkapkan, ibu hamil dan balita jadi prioritas utama untuk diungsikan dari bencana kebakaran. Warga lainnya beraktivitas seperti biasa pada siang hari. Namun, saat malam warga diminta untuk kembali ke tempat pengungsian.

"Saya bilang ke warga tolong kalau sore atau malam mah ke sini aja ke tempat evakuasi karena kalau malam kan asapnya makin tebal, tapi kalau siang mah alhamdulillah agak normal, tapi kalau malam masih belum begitu normal," tuturnya.

Kondisi saat ini berangsur padam, tapi asap yang ditimbulkan masih menjangkiti permukiman warga. Petugas Damkar masih siaga di lokasi untuk memadamkan api.

"Masih standby, cukup lumayan. Tidak bisa diprediksi (padamnya) karena api itu dari bawah naik," kata Kadis Damkar Kota Cilegon Nikmatullah. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments