Senin, 16 Sep 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Kasus Suap Kajari Praya, Eks Politikus Hanura Bambang Suharto Jadi Tersangka

Kasus Suap Kajari Praya, Eks Politikus Hanura Bambang Suharto Jadi Tersangka

Sabtu, 13 September 2014 22:18 WIB
Jakarta (SIB)- KPK mengembangkan kasus suap kepada mantan Kajari Praya, Nusa Tenggara Barat, Subri. Lembaga antikorupsi ini menetapkan mantan politikus Hanura Bambang W Suharto sebagai tersangka pemberi suap.

"Penyidik menetapkan BWS sebagai tersangka," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (12/9).

Bambang dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Tipikor tentang pemberian suap.

Ancaman maksimal dari pasal tersebut adalah lima tahun penjara.

Bambang diduga memberi perintah ke Lusita Ani Razak, petinggi PT Pantai Indah Aan untuk memberikan uang suap kepada Kajari Praya, Subri. Lusita dan Ani telah ditetapkan sebagai tersangka dan divonis bersalah.

"Bersama-sama dengan LAR yang saat ini berstatus sebagai terdakwa memberikan uang kepada Kajari Praya," ujar Johan.

Lusita memberikan uang suap US$ 16.000 dan Rp 23 juta kepada Subri untuk mengurus perkara pemalsuan sertifikat tanah di Praya.

 Diduga tanah yang dipermasalahkan adalah tanah lahan pariwisata. (detikcom/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments