Selasa, 29 Sep 2020

Kantor Pemprov Banten Digeledah KPK Terkait Kasus Atut

Kamis, 13 Maret 2014 15:37 WIB
Serang (SIB)- Kantor Pemprov Banten digeledah KPK terkait kasus pengadaan alat kesehatan dengan tersangka Gubernur Banten, Atut Chosiyah, Rabu (12/3). Belum diketahui benda apa yang dicari dan akan dibawa.

Penyidik KPK menggeledah 2 ruang kerja, yakni Biro Umum dan Sekretaris Daerah (Sekda). Asisten Daerah 3 Pemprov Banten M Yanuar mengungkapkan dirinya bersikap koperatif terhadap penggeledahan kantor yang berada di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Palima Serang itu.

"Kalau saya sih welcome aja. Ketika pertama datang, saya yang tanda tangan penerimaan dan KTP saya yang dibawa penyidik untuk jaminan. Saya akan koperatif," katanya di lokasi penggeledahan.

Menurut Yanuar, dirinya telah melaporkan penggeledahan kepada Sekda yang saat ini masih bertugas di Bandung. Yanuar menyatakan bahwa Pemprov Banten harus berubah sikap ke arah yang lebih baik.

"Prinsipnya, kita harus melakukan hal yang benar dengan cara yang benar juga. Pemprov harus berubah sikap dan memperbaiki kerjanya," tukasnya.

Terkait pemeriksaan, Yanuar menjelaskan bahwa penyidik KPK yang datang berjumlah 12-14 orang. "Jumlahnya sekitar 12 atau 14 orang. Yang jelas, nomor satunya itu namanya Novel," tandasnya.

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 14.00 WIB. Hingga pukul 19.00 WIB penggeledahan masih berlangsung.(detikcom/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments