Rabu, 23 Jan 2019

Jiwasraya Tunggak Pembayaran Polis, PMN Disebut Bukan Solusi

admin Rabu, 09 Januari 2019 16:17 WIB
Jakarta (SIB)-PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berupaya memenuhi kewajibannya membayar polis yang jatuh tempo kepada 17.000 nasabah JS Saving Plan. Perseroan menawarkan opsi perpanjangan (roll over) setahun dengan bunga 7% kepada para nasabahnya yang memicu pro kontra.

Terbatasnya likuiditas disebut menjadi salah satu alasan perseroan menunda pembayaran tersebut.

Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan, Penyertaan Modal Negara (PMN) bukanlah merupakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan itu. Jika permintaan PMN disetujui, maka baru bisa cair di tahun mendatang.

"Coba kita pikir prosedurnya kalau semua paham tentang prosedur makro penyusunan APBN yang namanya PMN itu akan masuk ke APBN itu hari ini masuk paling cepat baru tahun depan," ujar Hexana di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Adanya PMN, lanjut Hexana, bukan merupakan solusi terbaik bagi Jiwasraya. Pasalnya, perseroan pun kini tengah melakukan upaya memercepat pembayaran polis kepada nasabah JS Saving Plan. "Jadi kalau solusinya hanya mengandalkan dari situ malah nggak ada solusi. Itu nanti belum tentu kalau lulus ke Banggar (DPR RI)," kata Hexana.

Jiwasraya bersama pemegang saham dalam hal ini pemerintah melakukan upaya percepatan pembayaran polis JS Saving Plan dengan cara yang lebih cepat dibandingkan PMN.

"Pemerintah melakukan upaya lain yang lebih cepat tapi kuncinya pemerintah melakukan upaya lain yang lebih cepat ya inisiatif-inisiatif ini. Tadi sudah saya sampaikan ada sinergi BUMN, strategis partner itu semua corporate action, penjelasannya dari situ saja," tutur Hexana. (detikfinance/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments