Jumat, 17 Jan 2020

Jelang Pemilu 2014, Polri Petakan Wilayah Rawan

Selasa, 28 Januari 2014 15:36 WIB
SIB/Int
Kapolri Jend Pol Sutarman
Jakarta (SIB)- Polri memastikan pihaknya telah memetakan wilayah-wilyah mana saja yang kemungkinan timbul kerawanan menjelang pemilihan umum 2014, pada 9 April dan 9 Juli 2014 yang akan memilih anggota legislatif serta Presiden dan Wakil Presiden.

Selain melakukan pemetaan, Polri juga siap mengantisipasinya dengan menempatkan anggotanya di lokasi tersebut.

"Kita sudah mencatat dan memetakan mulai dari seluruh tahapan," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman usai Rapat Koordinasi Baharkam di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/01).

Mantan Kabareskrim Mabes Polri itu juga mengungkapkan, Polri telah menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk terus menggelar pelatihan kontijensi dan kesiapan operasional dalam rangka pengamanan Pemilu 2014.

"Keadaan atau situasi yang diperkirakan akan segera terjadi, tetapi mungkin juga tidak akan terjadi dan yang akan terjadi Polri siap mengamankan. Kalau keadaan kontijensi kita siap mengamankan," pungkasnya.

Seperti diketahui, dilansir dari KPU, pesta rakyat yang dikenal dengan Pemilu akan berlangsung dua kali yaitu Pemilu Legislatif pada 9 April 2014 yang akan memilih para anggota legislatif dan  Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Pemilu 2014 akan memakai e-voting dengan harapan menerapkan sebuah sistem baru dalam pemilihan umum. Keutamaan dari penggunaan sistem e-voting adalah Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang sudah mulai dipersiapkan sejak tahun 2012 secara nasional. (BAS/d)

T#gs Pemilu
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments